Friday, 24 February 2017

NEW INTERVIEW WITH FORGIVEN from Majalengka, West Java, ID. (formerly UNDEAD), 4/1/17

Kieran James (Busuk Chronicles)1: Hi, can you tell me the early history from the formation of the band up to now? / KJ1: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang?
ANSWER: Undead from Majalengka, West Java, Indonesia [now renamed as FORGIVEN but with same band members]. We are still the same band, consisting of people who lack work and the like, who hoped our thoughts can change the mindset of each other to move towards a better place.

KJ2: How is the response of people to your mini-albums / album / demos? / KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu?
ANSWER: We were a bit disappointed...because the response menyatakan bahwa some people this may be one of the worst work kami...hahaha …”Do not ask us why...They've said it.”  

KJ3: What are the most influential bands for you guys in playing music? / KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik?
ANSWER: For Undead overall nothing but for me personally it is Nile.  

KJ4: What are your future plans for the band? / KJ4: Apa rencana kedepan kalian bersama band?
ANSWER: We're making some changes in the band's name, concept, genre, sound, and what we tulis…tapi rest of us still cannot change the "face" of our originals, and we're still upset about many things...maybe it has become a curse since kecil…haha well, we expect that a lot of friends who are still loyal to the brutal sounds will support us.

KJ5: Are the songs you create using English or foreign lyrics? / KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia.
ANSWER: Before we worked with Indonesian and very spontaneously without the process of drafting that long-winded as the previous song 'Terbunuh', but this is where we find a lot of new things, a lot of lessons…lessons that made us realize that "Bros...We have not learned a lot yet?"

KJ6: What are the lyrical themes? / KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat?
ANSWER: The lyrics speak sarcastically about the cruelty and social behaviour Society is increasingly cruel in its laws and behaviour rimbanya tetep appointed This has been the main theme of our band since the previous material.  

KJ7: Why do you all like to play metal music? / KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik metal?
ANSWER: Because we orang2 have a high and almost above average intelligent IQ. Because not everyone can play and enjoy this genre haha lol...

KJ8: When did you first become fans of metal bands? / KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal?
ANSWER: The first time was at the beginning of junior high school when I listened to Nile band with the song 'Infidel'. It then become inpirasiku.

KJ9: What do you say to people who ask why you play western-style music? / KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat?
ANSWER: This question can be answered easily...Here we say that we also have the right to be able to produce some songs that can destroy, pollute, and carry the message that the ordinary humble people can resist anything...to be honest we do not really care about what our genre is named...anybody has the right to judge...but on the other hand we also have the right to do what we want to do. And one more thing...we are quite tired with the genre classification issue...for many reasons...because we see only that it causes many konflik sama like people fighting over which political party is best and terkuat...lalu they start to become very, very harsh in judging things.

KJ10: Do the wives and girlfriends of the personnel support what you are doing? / KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan?
ANSWER: Our lovers and family are very supportive and it has a positive effect. Why shouldn’t they?

KJ11: What are the best and worst things about the metal community in your city? / KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian?
ANSWER: Best: Because the community is a place for young musicians to express their creativity and identity. Worst: Perhaps only some community elements that initially were means of spreading our songs ultimately try too hard to distinguish membeda-bedakan between genres.  

KJ12: What are your creative plans for the future? / KJ12: Rencana apa yang kalian buat bersama band untuk kedepannya?
ANSWER: We will metamorphize into a new genre (metalcore) following also the new name of the band @Forgiven. but f***ing hell...haha.​​..hellyeaaaah with existing capabilities we will try new things on this trip...Just wait and see...we’re not trying to accomplish something big right now…but we want to fight to win over our detractors and critics.  

KJ13: What are your most memorable shows or experiences onstage? / KJ13: Di acara apa kalian merasakan, itu stage yang berkesan?
ANSWER: Anywhere.

KJ14: Have you got any message for the fans? / KJ14: Ada pesan untuk kawan kawan?
ANSWER: Do not waste your f***ing time to be a cool, funky, trendy, or some other shit!!...Just try to be SMART...and get to know better what the word SMART means.

KJ15: OK, thank you very much / KJ15: OK, terima kasih banyak.
ANSWER: Thanks much for you and we salute you @KieranJames for still existing...and being a great Zine...death metal f***ing rules.

Check out the band's songs here:
https://www.reverbnation.com/forgivenmetal

Friday, 17 February 2017

NEW INTERVIEW: Our first interview with CORVUS JAVA (Cirebon, West Java, ID. Power Metal), 11/2/17

Kieran James (Busuk Chronicles): Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang?
CJ: CJ berdiri 18 Januari 2015, didirikan oleh Bung Weebee, Sandy, Oyif, Abel dan Gandil. Kemudian merekrut Eddy dan Panji untuk mengisi Lead Guitar sampai sekarang Corvus Java Berarti Bintang Gagak Hitam Dari Pulau Jawa karena mempunyai basic musik di genre yang sama yaitu power metal, maka musik yang diusung adalah bergenre power metal.

KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu?
CJ: Alhamdulillah responnya sangat bagus dan insyaAllah kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk audience.

KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik?
CJ: Yang pasti band2 bergenre yang sama seperti: Helloween, Unisonic, Kamelot, Angra, Heavenly, Axxis, Rhapsody Of Fire, Stratovarius, Power Metal, Dragon Force, Black Majesty, Dionysus, Symphonity, Symfonia, dan lain sebagainya

KJ4: Apa rencana kedepan kalian bersama band?
CJ: Tetap konsist di genre yg sama dengan mengikuti perkembangan dinamika musik yang berkembang seiring waktu, dan tetap berkarya menciptakan lagu2 dan Album2 berikutnya.

KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia.
CJ: Untuk album pertama setengah Indo dan setengah English, next album InsyaAllah full English karena pangsa pasar album kebanyakan ke luar indo.

KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat?
CJ: Sejarah, perjuangan/nasionalisme, sosial, KeTuhanan, dan Cinta.

KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik power-metal?
CJ: Sama saja ketika ditanya kenapa suka lauk nya A bukan B, ya sebenarnya semua jenis musik memang kami sukai dan prlajari, tapi karena memang selera kami sama di genre Power Metal ya genre tersebut yang kami bawakan dan kami fokuskan.

KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal?
CJ: Kalo dari berapa tahun mungkin sekitar 20 tahun lalu yah sekitar periode 90 an saat masih sekolah tentunya...

KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat?
CJ: Musik itu universal pun begitu juga memilih jenis musik semua orang punya hak masing2 untuk memilih menyukai jenis musik tertentu, ada kalimat yang bijak ketika kami menghadapi hal tersebut yaitu "kami sudah tentu menyukai musik kamu apapun jenisnya, tapi kamu belum tentu suka musik kami...setidaknya toleransi kami melebihi kamu jika kamu tidak menyukai musik kami".

KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan?
CJ: Sampai saat ini Alhamdulillah mendukung, mudah2an ke depan selalu mendukung.

KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian?
CJ: Yang terbaik adalah komunitas nya maju dan banyak event, terburuknya adalah masih banyak di komunitas yang masih saling berkotak2 antar daerah satu dengan lainnya, tapi bagi kami itu satu proses pendewasaan dalam berorganisasi dan berkomunitas.

KJ12: Rencana apa yang kalian buat bersama band untuk kedepannya?
CJ: Terus berkarya, buat album dan terus bisa perform di event2 selanjutnya.

KJ13: Di acara apa kalian merasakan, itu stage yang berkesan?
CJ: Gragerock Cirebon dan Brutalize In Darkness Bogor.

KJ14: Ada pesan untuk kawan kawan?
CJ: Tetaplah menjadi penikmat metal sejati, tetap saling menghargai kawan2 sesama komunitas dan tetap menjaga kedamaian.

Facebook Official:
Reverbnation:
Youtube:
Darah Negeri lni 
Future World cover (Helloween), live
https://www.youtube.com/watch?v=rUxX39rEjVk
Corvus Java didirikan pada 18 Januari 2015 dengan mengusung Genre Speed Power Metal. Corvus Java berasal dari bahasa latin dengan arti Gagak Hitam dari Tanah Jawa (Cirebon). Dengan konsep musik dan lirik tentang perjuangan, nasionalis, sosial, dongeng sejarah kerajaan, semangat tentang hidup dan kehidupan, serta kepedulian akan alam.

Tahun 2017 Corvus Java akan mengeluarkan Debut Album yang bertitle “Forbidden Gate” yang berisi tentang petuah serta cerita sejarah sebagai penyemangat hidup serta perjuangan dan sosial.

Line Up:
Oyif - Vocal 
Eddy - Guitar 
Panji - Guitar 
Abel - Bass 
Sandy - Keyboard 
Gandil - Drums
Contact: 
William Budi (Bung Weebee) – hp. 0822 1421 2160 
Email – corvusjava@gmail.com

Friday, 10 February 2017

NEW INTERVIEW: Our first interview with PSYCHONEUROTIC CONSPIRACY (South Sulawesi DM)

Kieran James (Busuk Chronicles): Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang?
ANSWER by Nathan: Hi, saya Nathan  akan menjawab langsung pertanyaan interviewnya.

Psychoneurotic Conspiracy (PNC) dibentuk tahun 2009 di Makassar. Pada waktu itu konsepnya one-man project ala Putrid Pile dengan nama Psychoneurotic. Belakangan beberapa teman lama join dalam project ini sehingga Psychoneurotic berubah menjadi sebuah orkes dangdut blasting death metal  dan namanya pun berganti menjadi Psychoneurotic Conspiracy. Sejak terbentuk, PNC sudah mengalami beberapa kali pergantian personil dan sampai proses recording album pertama, members PNC hanya tersisa dua orang saja. Dan berhubung karena saya harus pindah ke kota lain, PNC rencananya akan kembali menjadi one-man project dengan hanya menyisakan saya yang akan menghandle semuanya. 

KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu?
ANSWER: Demo PNC berisi 3 track dan sempat ikut di beberapa kompilasi metal. Responnya sendiri cukup bagus sehingga menambah semangat untuk membuat materi baru yang nantinya bakalan menjadi album pertama PNC.

KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik?
ANSWER: Dalam bermusik, PNC banyak terpengaruh band2 seperti Dismember, Vomitory, Avulsed, Monstrosity, Dying Fetus, Putrid Pile. Band lokal seperti Bloody Gore juga memberi warna tersendiri bagi musik PNC.

KJ4: Apa rencana kedepan  kalian bersama band?
ANSWER: Rencana kedepannya, menulis materi baru untuk album kedua.

KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia.
ANSWER: Lirik lagu PNC ada yang Bahasa Inggris dan ada juga yang Bahasa Indonesia.

KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat?
ANSWER: Lirik lagunya sendiri tentang kemunafikan dari politikus dan pemimpin agama yang sok suci, kesewenang wenangan aparat terhadap rakyat sipil, penyiksaan/ pembunuhan.

KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik death-metal?
ANSWER: Bagi saya pribadi, DM itu tempat yang paling tepat secara jujur menyampaikan unek unek yang ada di kepala.Selain itu musiknya cepat, padat dan butuh skill/konsentrasi tersendiri ketika memainkannya.

KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal?
ANSWER: Saya suka musik metal semenjak mendengar Sodom album Agent Orange. Waktu itu saya mendapatkan kaset bootlegnya dari seorang teman yang bekerja di Malaysia.

KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat?
ANSWER: Musik itu universal, tidak memandang dari mana dia berasal, yang penting enak didengar dan dimainkan. Kalau misalkan ada musik dari timur, utara, selatan yang enak didengar apa salahnya untuk dimainkan.

KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan?
ANSWER: Sejauh ini istri, wanita selingkuhan dan PSK yang temani kami sangat mendukung aktifitas kami.

KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian?
ANSWER: Saling support antar band tanpa memandang genre, rasa kekeluargaan yang sangat kental.

KJ12: Rencana apa yang kalian buat bersama band untuk kedepannya?
ANSWER: Rencana kedepannya, tetap berkarya dan bertahan di jalur musik DM. Hopefully…

KJ13: Di acara apa kalian merasakan, itu stage yang berkesan?
ANSWER: Stage yg berkesan? Makassar Underground, lupa lagunya hahahahaha…..

KJ14: Ada pesan untuk kawan kawan?
ANSWER: Let’s support each other…mungkin bisa dimulai dari hal sederhana seperti biasakan membeli tiket, tidak membuat onar di event musik.

KJ15: OK, terima kasih banyak. 
ANSWER: Thanks atas interviewnya…

PRESS RELEASE
BAND: PSYCHONEUROTIC CONSPIRASY
ALBUM: REBELLION OF PSYCHOPATH
LABEL: VENOMOUS RECORDS
PSYCHONEUROTIC CONSPIRACY
Band Oldshool Death Metal Dari Skena Metal Sulawesi

Venomous Records (Sulawesi) pada tanggal 09 Januari 2017 nanti rencana  akan meluncurkan debut album dari Psychoneurotic Conspiracy bertitel Rebellion Of Psychopath. Album ini berisi 9 materi lagu dengan genre Death Metal, termasuk satu lagu cover dari band death metal lawas asal Swedia, Dismember.

PROFIL BAND Pada tahun 2009, Nathan (ex – Tartarus, Necrology, Critical Defacement) membuat sebuah proyek one man band bernama Psychoneurotic yang terinsiprasi dari Putrid Pile.  Selanjutnya, proyek tersebut mendapat support dari beberapa kawaan dan mereka tertarik untuk bergabung dalam band. Mereka adalah Bahri Norwegian Woods (Critical Defacement) drum, dr. Farid, Sp.K (ex-Torture Inside), Gitar, Fadly (ex- Emergency) Bass, dan Onhild Nematosis (ex- Emergency, Torture Inside) Vocal,  dimana  line up pertama ini juga ikut merubah nama Psychoneurotic  menjadi Psychoneurotic Conspiracy (PNC). Pada bulan maret 2010, Psychoneurotic Conspiracy (PNC) memulai rekaman 3 materi lagu yang  selanjutnya dirilis dalam sebuah promo / demo.

Karena perbedaan konsep musik, akhirnya Bahri keluar dari band dan posisi drum selanjutnya di isi oleh Amal (Killer Instinct – Makassar Grindcore). Pada bulan Mei 2012, Farid dan Onhild juga harus keluar dari band karena faktor kesibukan mereka dengan pekerjaan dan keluarga. Dalam kurun waktu 2012 sampai 2014, dengan format trio dimana Nathan merangkap sebagai Gitar dan Vocal, Psychoneurotic Conspiracy (PNC) tetap konsisten menyelesaikan rekaman materi untuk rencana full album mereka. Hingga akhirnya pada tahun 2014 Amal pun harus keluar dari band karena kesibukan aktifitas pekerjaan. Hanya menyisakan dua member sampai sekarang, Nathan dan Fadly fokus menyelesaikan beberapa materi lagu dengan memaksimalkan equipment yang ada, dan  akhirnya setelah melalui proses yang lumayan panjang  di pertengahan 2016 materi untuk debut album pertama mereka selesai dan siap untuk dimuntahkan.

     
  Materi pada album Psychoneurotic Conspiracy (PNC) bermuatan  lirik – lirik sarkasme dengan nuansa gore dan balutan oldschool death metal dimana tidak hanya mengandalkan ketukan yang serba cepat dengan sisipan lead gitar dan atmosfir yang kelam  menambah keunikan sound yang mereka hasilkan sebagai mimpi buruk bagi penikmat Oldschool Death Metal di tanah air.
Sampul album di garap oleh salah satu illustrator terbaik Indonesia, Dian Tri Atmoko of Sidjimbe Art, untuk Recording dan Mixing dilakukan di dua studio yakni Psychosm Home Rec. Toraja dan Casera Studio Makassar dalam kurun waktu 2014 – 2016. Semoga dengan rilisnya album Psychoneurotic Conspiracy (PNC), dapat menambah referensi dan rilisan fisik di skena lokal Sulawesi khususnya serta dapat menjangkau dan menjadi salah satu konsumsi wajib para metalhead di tanah air.
Untuk mendapatkan album ini dapat langsung membeli di distro-distro yang menjalin hubungan kerja sama  dengan Venomous Records atau bisa melakukan pre-order mulai 02 Januari 2017.
Kami dari pihak label juga membuka kerja sama untuk label, production dan distro yang ingin membantu pendistribusian album ini.

*TRACK LIST
PSYCHONEUROTIC CONSPIRACY
REBELLION OF PSYCHOPATH
1.       WHEN HATRED AND ANGER UNITE
2.       REBELLION OF PSYCHOPATH
3.       ENDLESS TORTURE
4.       SYMPHONY NO.666
5.       ETERNAL DAMNATION
6.       IMMORTAL SICKNESS
7.       FORGOTTEN LAND
8.       SYMPTOMS OF NECROPHILIA
9.       DREAMING IN RED (A TRIBUTE TO DISMEMBER)

Warm regard'z
Venomous Records
Facebook: venomousmrch
Instagram: venomousdistro
Contact :
Blasting Nchoz
Text/WA : +6282349516668
Bbm: 5b95e8ac
The PSYCHONEUROTIC CONSPIRACY debut full-length album Rebellion of Psychopath (nine-tracks) was released by Venomous Records on 26 December 2016. It includes the track "Dreaming in Red" (tribute to DISMEMBER).

NEW INTERVIEW: Our first interview with INTERFECTUS (Tangerang Death Metal), 22/12/2018.

Kieran James1: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang? * Berawal pada waktu itu Saya Fadly ...

Band Index (A-Z Listing)

ABOLISHING THE IGNOMINIOUS (USA) (1) ABVULABASHY (SINGAPORE) (1) AC/DC (AUSTRALIA) (1) ACOREA (AUSTRALIA) (1) AGAINST EVIL (INDIA) (1) AMORA SAVAGE (BANDUNG) (1) ANAL FISSURE (PHILIPPINES) (1) ANASTASYA (JAKARTA / SUBANG) (1) ANT KILLERS (MADURA) (1) ANUBIS (GRESIK) (1) APOPTOSIS GUTRECTOMY (KARAWANG) (1) ARCH ANGEL (SURABAYA) (1) AS OCEANS DIE (AUSTRALIA) (1) ASHTAROTHUM (BANDUNG) (1) ASPHYXIATE (BEKASI) (3) ATLANTIS OF THE SKY (AUSTRALIA) (1) ATROCIOUS (TANGERANG) (1) AUTICED (ENGLISH) (2) AUTICED (INDONESIAN) (1) BABY FROG (BOGOR) (1) BADRANAYA (BANDUNG) (1) BANE OF ISILDUR (AUSTRALIA) (1) BATOSAY (JAKARTA) (3) BEHEADING CRIMINAL (BANYUWANGI) (1) BENANXUSUT (BATAM) (1) BESIDE (BANDUNG) (2) BETUAH (RIAU) (1) BLACKWINE (HONG KONG) (1) BLASPHEMER (SURABAYA) (1) BLAZE INFERNAL (JAKARTA) (1) BLEEDING CORPSE (ENGLISH) (7) BLEEDING CORPSE (INDONESIAN) (3) BLEEDING GASOLINE (AUSTRALIA) (1) BLEEDING MURDER (TASIKMALAYA) (2) BLOOD OF MESSIAH (SURABAYA) (1) BREAKING THE HYOID (AUSTRALIA) (1) BULL RACE (MADURA) (1) BUNGA TERATAI (LEMBANG) (1) BURIAL CHAMBER (AUSTRALIA) (1) CANNABIES (ENGLISH) (2) CANNIBAL CORPSE (USA) (3) CEREBRAL CARNAGE (PHILIPPINES) (1) CHALERA (BEKASI) (1) CHANCROID (BEKASI) (1) CLIMAXETH (SURABAYA) (1) COCK SPARRER (UK) (1) COCKNEY REJECTS (UK) (1) CORPORAL CARNAGE (KABUPALEN JEMBER) (2) CORVUS JAVA (CIREBON) (1) CRAWL SICK EPIDEMIC (BEKASI) (1) CREMATOPSY (ENGLISH) (1) CREMATOPSY (INDONESIAN) (1) CRIATURA (INDONESIAN) (1) CRIMENA (ENGLISH) (1) CRIMENA (INDONESIAN) (1) CRITICAL DISASTER (KEDIRI) (2) D'GRUNG HC (BENGKULU) (1) DAGING (SURABAYA) (1) DAJJAL (BANDUNG) (2) DAMNATION (JOGJAKARTA) (1) DANTE MUST DIE (SURABAYA) (1) DEATH (USA) (1) DEATH VOMIT (ENGLISH) (7) DEATH WOMB EXISTENCE (BANDUNG) (2) DECAPITATE HATRED (TANGERANG) (1) DECAYING FLESH (MADURA / SURABAYA) (3) DEFILATION (PHILIPPINES) (1) DEIFORMITY (AUSTRALIA) (1) DEMONS DAMN (ENGLISH) (3) DEMONS DAMN (INDONESIAN) (1) DEVADATA (SURABAYA) (1) DEVANGELIC (ITALY) (2) DEVOURED (JOGJAKARTA) (1) DEXTROLOGY (LEMBANG) (1) DIABOLICAL (GRESIK) (2) DIGESTING (JEMBER) (1) DIGGING UP (BANDUNG) (6) DISASTER SUFFERING (SETIABUDI) (1) DISENTOMB (AUSTRALIA) (1) DISGORGE USA (1) DISINFECTED (INDONESIAN) (1) DISMEMBERMENT TORTURE (BANDUNG) (3) DROP (TANGERANG) (1) EMBRYO GENESIS (SURABAYA) (2) ENSLAVED (NORWAY) (1) ENTRAILS ERADICATED (AUSTRALIA) (1) EPICA (NETHERLANDS) (1) ETERNAL MADNESS (BALI) (1) EXENEMY (BANGLADESH) (1) EXODUS (USA) (1) FEAR (SURABAYA) (1) FEAR INDEX (HONG KONG) (3) FEAR INSIDE (INDONESIAN) (2) FLESH CONSUMED (USA) (1) FLESH DIVINE (JOGJAKARTA) (1) FOR SARAH'S EYES (AUSTRALIA) (1) FORGIVEN (MAJALENGKA) (1) FORGOTTEN (ENGLISH) (3) FORGOTTEN (INDONESIAN) (1) FUNERAL INCEPTION (EAST JAKARTA) (1) G.A.S. (SURABAYA) (3) GENOCIDE (MYANMAR) (1) GHOSTSPELLS (BANDUNG) (1) GIRLZEROTH (ENGLISH) (2) GIRLZEROTH (INDONESIAN) (2) GORE ANIMAL (TANGERANG) (2) GORE INFAMOUS (ENGLISH) (1) GORE INFAMOUS (INDONESIAN) (1) GRAUSIG (ENGLISH) (3) GRAUSIG (INDONESIAN) (2) GRAUSIG OFFICIAL STATEMENT (2) HELLBEYOND (BANDUNG) (1) HINIS (GARUT) (1) HITHEAD (SIDOARJO) (1) HORCAS (ARGENTINA) (1) HORDABINTHRA (SURABAYA) (1) HUMILIATION (SOREANG) (2) HYPOCHONDRIAC (BANDUNG) (2) ILLYRIA (AUSTRALIA) (1) IMMOLATION (USA) (1) IMMORTAL RITES (ENGLISH) (1) IMMORTAL RITES (INDONESIAN) (3) IMPLIED (BANDUNG) (4) IN PLACE OF HOPE (BANDUNG) (1) INFITAR (BOGOR) (1) INJECTED SUFFERAGE (BANDUNG) (1) INTERFECTORMENT (LEMBANG) (5) INTERFECTUS (TANGERANG) (1) INTERFICERE (BEKASI) (1) INTERNAL LEPROSY (PHILIPPINES) (3) INVERTED (BLITAR) (1) JAGAL (ENGLISH) (4) JAGAL (INDONESIAN) (2) JASAD (ENGLISH) (9) JASAD (INDONESIAN) (2) JIHAD (ENGLISH) (5) JIHAD (INDONESIAN) (1) JIKUNSPRAIN (JAKARTA) (1) KALUMAN (BANDUNG) (3) KEMBANG MAYANG (NGANJUK) (1) KILLHARMONIC (KEDIRI) (1) KODUSA (ENGLISH) (1) KODUSA (INDONESIAN) (1) KREMASI (MADURA) (1) KREMATIST (JAKARTA) (2) LECTERN (ITALY) (1) LUSTRAVI (USA) (2) MALAPETAKA (MALAYSIA) (1) MANDATORY (JOMBANG) (1) MATIANAK (USA) (1) MATICRUST (PHILIPPINES / UAE) (1) MATISURY (CIMANGGIS) (1) MEGALITHIC HEADHUNTER (MADURA) (1) MENSTRUAL DISCONSUMED (JAKARTA) (1) MORGUE SUPPLIER (USA) (2) MORTIFICATION (AUSTRALIA) (1) MURDER27 (JOGJAKARTA) (1) MURKA (BANDUNG) (1) MURTAD (BOGOR) (1) MUTILATION AGGRESSION (MADURA) (1) NATJAARD (SURABAYA) (1) NEMESIS (BANDUNG) (1) NERVAGUST (BANDUNG) (1) NIGHTSTALKER (BELGIUM) (1) OBITUARY (USA) (1) ONLY MACHINES REMAIN (AUSTRALIA) (1) OSIRIS (SIDOARJO) (1) OUTRIGHT (BANDUNG) (2) OVERDEATH (SIDOARJO) (1) OVERPOWER (KEDIRI) (1) PARGOCHY (MEDAN) (1) PEDOPHILIA (ENGLISH) (1) PEGAZUS (AUSTRALIA) (1) PROSATANICA (JAKARTA) (1) PSYCHONEUROTIC CONSPIRACY (MAKASSAR) (1) PULVERIZED (PHILIPPINES) (1) PURE WRATH (BEKASI) (1) PURGATORY (ENGLISH) (1) PURGATORY (INDONESIAN) (1) RAJAM (ENGLISH) (3) RAJAM (INDONESIAN) (2) RAMPAGE (KARAWANG) (1) REAX (JAKARTA) (1) RUINS OF ELYSIUM (BRAZIL) (1) RUMAHSAKITJIWA (BANDUNG) (1) S.A.B.O.R. (JAKARTA PUSAT) (1) SABAOTH (MANADO) (1) SADISTIC TORTURE (PADANG) (1) SAFFAR (ENGLISH) (3) SAFFAR (INDONESIAN) (1) SAINTS'N'SINNERS (CZECH REPUBLIC) (1) SARCASTIC (JAKARTA) (1) SATURNINE AUDIO (PHILIPPINES) (1) SEMINAL EMBALMMENT (AUSTRALIA) (1) SETHOS (BANDUNG) (3) SHADOW FOR MERCY (BANDA ACEH) (1) SICKLES (MADURA) (4) SIKSA KUBUR (ENGLISH) (1) SIKSA KUBUR (INDONESIAN) (1) SINUSITIS (CIJANTUNG) (1) SKULLPHUCK (AUSTRALIA) (1) SLAVEGOD (MALANG) (1) SOULSINFUL (MALANG) (1) SOULTAKER (METRO CITY) (1) SPIRAL SPECTRUM (BANDUNG) (1) STIGMATUARY (BANDUNG) (1) SUBVERSE (GARUT) (1) SUFFOCATION (USA) (1) SYMMETRIC ORGAN (GERMANY) (1) TANAH KUBUR (BOGOR) (2) TARING (BANDUNG) (1) TECHNIC KILL (TULUNGAGUNG) (1) TENGGOROKAN (KEDIRI) (3) TENGKORAK (ENGLISH) (2) TENGKORAK (INDONESIAN) (1) TENSIONS ARISE (AUSTRALIA) (1) THE BUSINESS (UK) (1) TURBIDITY (ENGLISH) (6) TURBIDITY (INDONESIAN) (3) TUSK (AUSTRALIA) (1) TYRANNICAL MIRROR (MADURA) (1) UNDEAD (MAJALENGKA) (1) UNDERGOD (ENGLISH) (2) UNDERGOD (INDONESIAN) (2) UNSCARRED (SURABAYA) (1) VALAFAR (ENGLAND) (1) VALERIAN (SURABAYA) (4) VEKTOR (USA) (1) VENDUZOR (SURABAYA) (2) VIRTUE (ENGLAND) (1) VOCTHRASH (JAKARTA) (1) VOMITOLOGY (PURWOKERTO) (2) WARHAMMER (ENGLISH) (1) WARHAMMER (INDONESIAN) (2) WARKVLT (BANDUNG) (1) WHIPLASH (JOGJAKARTA) (2) WOOLDOZER (ROMANIA) (1) YOUTHFULL AGGRESSION (BANDUNG) (1) ZAMHARIKILL (KUNINGAN) (1) ZYPHOYD (AUSTRALIA) (1)

Busuk Webzine Old Logo

Busuk Webzine Old Logo