Friday, 26 April 2019

NEW INTERVIEW: Our first interview with HYSTEROTOMY (Bandung Slamming Death Metal).

KJ1: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang? / KJ1: Hai, can you tell the story behind your band from the beginning until now?
Ferdi: Band dimulai di tahun 2017. Lineup pertama kami adalah Ferdi Dwitama (Vokal) dan Fakhri Ismail (Gitar dan Drum program). Mendekati akhir tahun 2017 kami telah merilis sebuah Demo berjudul Promo 2017 dirilis oleh Surgical Music sebuah label rekaman asal kota Bandung. Di awal ini Fakhri Ismail hanya membantu mengisi untuk Promo 2017 dan kami belum pernah melakukan penampilan langsung, hingga band ini tidak aktif sampai tahun 2018. Saya sendiri kembali mencari rekan untuk menjalankan band ini, dan di awal tahun 2019 ini Yoseptian dari (Depresi Jiwa) dan Endep Dini Kurniadin dari (Interfectorment dan Pyroclasmic) bergabung dengan Hysterotomy. Dan kami memulai semuanya kembali dari awal! Lineup baru adalah Ferdi Dwitama (Vokal), Yoseptian (Gitar) dan Endep Dini Kurniadin (Drum).
Ferdi: This band started in 2017. Our first lineup are Ferdi Dwitama (Vocal) and Fakhri Ismail (Guitar and Drum Programming). On 2017 we released a Promo song released by Surgical Music, a record label from Bandung. From the beginning Fakhri are helping us to create the Promo but we never do any live show until Hysterotomy unactive on 2018. Then im (Ferdi) start to looking for another member to keep this band on going. In the beggining of 2019, Yoseptian from band called Depresi Jiwa and Endep Dini Kurniadin from Interfectorment joining Hysterotomy. Then we starting all over again, the new lineup are Ferdi (Vocal), Yoseptian (Guitar), and Endep (Drum).

KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu? / KJ2: How people responses to your demo?
Ferdi: Rilisnya Demo Promo 2017 lalu mendapatkan respon yang begitu baik. Beberapa hari dari rilisnya Promo 2017 tersebut, CD nya langsung terjual habis.
Ferdi: After the Demo Promo 2017 released, we get a good response from people. Several days after the release, all the CD's had been sold out.

KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik? / KJ3: What band that infuleced all of you in music?
Endep: Putridity, Dying Fetus, Disgorge, Deeds Of Flesh, Devourment, Brodequin, Inveracity, Enmity, Defeated Sanity, Vulvectomy. 

Yoseptian: Abysmal Torment, Hymenotomy, Disavowed, Abominable Putridity, Pathology, Decrepith Birth, Mnemonic Wetbrain Syndrome, Visceral Disgorge.

Ferdi: Cephalotripsy, Kraanium, Cerebral Incubation, Human Rejection, Amagortis, Retch, Gorgasm, Cerebral Effusion, Pyaemia, Internal Bleeding

KJ4: Apa rencana kedepan kalian bersama band? / KJ4: What your future plan with the band?
Endep: Untuk langkah terdekat ini kami akan mengeluarkan Mini Album (EP), tentunya dengan materi yang berbeda dari materi Promo 2017 lalu. Setelah rilis Mini Album (EP) tersebut kami akan mencoba melakukan tour di beberapa kota, mungkin ke luar negeri juga, kita lihat saja nanti.
Endep: For short term, we will release an Mini Album (EP), and ofcourse this will be different from the previous 2017 Promo. After the Mini Album (EP) release, we will try to doing a tour in several city, and maybe out from our country too, let see that latter.

KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia? / KJ5: Are the song that you make using English and Bahasa?
Ferdi: Semuanya menggunakan Bahasa Inggris.
Ferdi: All of the song using English.

KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat? / KJ6: What is the lyric about?
Ferdi: Sebuah cerita pendek tentang sesuatu yang mengerikan, berdarah-darah, penyiksaan dan penyimpangan.
Ferdi: A short story about something terriying, bloody, torture, and deviation.

KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik death-metal? / KJ7: Why all of you like to play a Death Metal Music?
Endep: Berawal dari pengaruh tren diwaktu SMP, lambat laun berubah menjadi passion dan merasa cocok dengan karakter pribadi, sangat suka dengan musik energic dan tentunya beridealis. Tanpa batasan menyeruakan apa yang kita ingin suarakan yang dikemas dalam sebuah karya. Tentunya tak lepas dari scene Brutal Death Metal di indonesia yang beragam akan jenis musikalitas dan pergerakan, serta jadi influence besar bagi masing-masing pribadi.
Endep: Starting from a trend in high school, slowly becoming a passion, and its feels fit to my personal character, and i like energic music and ofcourse the idealism. Without boundaries, we said something we want on a music. And ofcourse because Brutal Death Metal scene in Indonesia who have lot of mussical style and movement, that makes a big influence for each person.
Ferdi: Berawal dari seringnya kakak mengajak untuk ikut pada saat band nya dulu manggung ataupun sengaja menonton event langsung dengannya. Iya, kakak saya lebih dulu terlibat dalam musik Death Metal ini dan saya semakin lama semakin terbiasa, sangat menikmati, musik ini semakin merasa cocok dengan karakter pribadi. Benar seperti yang dikatakan Endep, disini tidak ada batasan apapun untuk menyeruakan apa yang di inginkan dan di kemas dalam sebuah karya. Merasa berkarya adalah sebuah kebebasan, di scena Brutal Death Metal ini saya bebas membuat lirik yang saya inginkan.
Ferdi: Starting from when my brother who take me when his band playing live show or watching some live event with him. Yes, my brother involved first with this Death Metal Music and im become more get used to it, really enjoying it, and this music feels more fit to my personality. Like Endep said that in here, we don't have a boundaries to say what we want and we make it as a music. To create music is a freedom, in this Brutal Death Metal scene, I'm free to make a lyric I want. 
Yoseptian: Awalnya saya mendengarkan musik Rock n Roll, dan diwaktu SMP saya sempat mendengarkan musik Black Metal untuk pertama kalinya juga saat berkunjung ke tempat tinggal seorang teman. Saat tren mulai berubah dan mulai mengenal musik Death Metal. Pertama mendengerkan musik Death Metal khususnya Brutal Death Metal saya mendengarkan lagu dari band Disavowed, sangat menikmati musiknya dan merasa cocok dengan musik seperti ini. Saat itu lah saya mulai berpindah mendengarkan Brutal Death Metal, telinga mulai terbiasa dan mulai mempelajari musik seperti ini.
Yoseptian: In the beginning im listening to Rock n Roll, and on highschool i listen to Black Metal for the first time when im com to visit my friend's house. When the trend changes, I start to know Death Metal Music. At first im listening to Death Metal, specially Brutal Death Metal, im listening to Disavowed, im really enjoy their music and feels fitted on that kind of music. Thats when im start to changes to listen to Brutal Death Metal, my ears start to get used too and start to learn this kind of music.

KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal?/ KJ8: When is the first time all of you becoming a metal fans?
All members: Semasa bersekolah SMP.
All members: When we are on highschool.

KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat? / KJ9: What do you say to people who asking you why you play Western Music?
Endep: Musik sifatnya global, dan batasan didalam musik hanya dibedakan akan adanya selera. That its!
Endep: Music are global, and the differeantiation on music only based on musical taste. Thats it!

KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan? / KJ10: Are your wife or lover supporting what you do?
Yoseptian: Iya, dia mendukungnya.
Yoseptian: Yes, she support it.
Endep: Untuk di awal dia kaget, kebetulan istri diluar scene musik seperti ini, belum tau tentang musik ini. Dan setelah lama bersama dan dia tau detail semuanya, akhirnya istri ikut mendukung juga.
Endep: For the baginning she is shocked, my wife are not from the scene and doesnt know yet about this music. And after a long time we are together, she know all the detail, and in the end my wife support me too.
Ferdi: Tidak ada komentar tentang ini. Hahaha
Ferdi: No comment about this. hahahha 

Teguh: Since he is stay and sleeping in my house often, like 6 days in a week, me and my friends start to troll him around about when he will get a call from a girl who is not his mother or sister and bring her to my house so all of us can get to know her. And he is never able to prove that; he is just lonely mother fucker, or maybe a gay.
KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian? / KJ11: What is the best and the worst things about your hometown scene?
Endep: Hal-hal terbaik di scene kota Bandung ini jelas sebuah keberagaman dalam lintas genre yang bisa bergabung dalam satu tongkrongan istilahnya. Jadi banyak band-band yang menjadi influence bagi kita dalam hal musikalitas ataupun pergerakannya. Untuk hal-hal buruknya mungkin terasa dari sudut pandang kurangnya ketersediaan tempat konser yang representatif, perijinan yang bisa dikatakan sedikit sulit untuk membuat sebuah acara, tapi semangat geriliya yang ada di scene ini lah yang tetap menutup kekurangan tersebut dan tetap memberi semangat untuk selalu berkarya di jalur ini.
Endep: The best things about Bandung scene are we have lot of diversity cross the genre who can hangout together. Lot of band influced us on musical side or from their movement. For the worst things maybe there is lack of representative place for concer, permit that quite hard to get, but guerella spirit on this scene that cover all the deficiency and give encouragement to alwas play on this kind of way.

KJ12: Ada pesan untuk kawan kawan? / KJ12: Any message for friends?
Ferdi: Make Indonesia brutal great again!
Ferdi: Make Indonesia brutal great again!
Endep: Selalu berkarya, stay on the root and long life IDDM!
Endep: Keep on doing, stay on the root, and long life IDDM!
Yoseptian: Lanjutkan!
Yoseptian: Carried on!

Add note: 
Teguh Prasetyo: What makes both of you agree to join Hysterotomy?
Endep: Of course because I still want to express my musical feeling. So i want to have a Slam band where I can have 'full' freedom to contribute, to make a concept both in management and musicality. Making a drum pattern like what i want and I can, and I think this band is suitable given all I mentioned before. And another reason is because we hang out together, make it easier to communicate about band stuff and other, this is fun, a good deal. 

Yoseptian: I was happy when I was asked to join Hysterotomy, because it's a Slam band and I enjoy it very much. So it's easy for me to decide to join.

No comments:

Post a comment

NEW INTERVIEW: Our second interview with DISINFECTED (Legends of Bandung Death Metal) (English version).

Our second interview with DISINFECTED AT: Bandung. Date: Monday, 13 May 2019. By: Kieran James and Popo Demons Damn. Translation by:...