Tuesday, 6 October 2015

CLASSIC INTERVIEW: Interview kami bersama Addy Gembel (FORGOTTEN vokalis) (Bahasa Indonesian)


Interview kami bersama Addy Gembel (FORGOTTEN vocalist)
Di: Bandung, Jawa Barat, Indonesia
29 November 2012
Interview oleh: Kieran James dan Popo (BUSUK WEBZINE)
Penerjemah & extra comments oleh: Popo (DEMONS DAMN & BUSUK WEBZINE)
FORGOTTEN: Addy Gembel (vocals), Toteng (guitar), Gan-Gan (guitar), Diki (bass), dan Rifki (drums).
Kieran James1: Pertama-tama bisakah kamu menceritakan awal mula sejarah dari band? Kami akan memasukannya dalam buku sejarah dan untuk BUSUK WEBZINE.

EXTEND STUDIO Ujungbronx - Glenn & Uus
Addy1: Pertama-tama kami mengawali FORGOTTEN pada 1994 di Ujung Berung [Bandung Timur Jawa Barat, Indonesia]. Kami mendapatkan inspirasi dari death-metal Florida, SOLSTICE, MALEVOLENT CREATION, TESTAMENT, ANTHRAX, dan band-band seperti itu. Kami membuat album pertama kami pada tahun 1997. berjudul Future Syndrome. Musik album pertama kami seperti old-style death-metal yang terinspirasi oleh OBITUARY, GORGUTS, MALEVOLENT, SOLSTICE, lebih banyak seperti crossover DM. Di release oleh Palapa Records. Pada saat itu kami tumbuh bersama JASAD, BURGERKILL, dan DISINFECTED – saat itu adalah era pertama dari Ujung Berung DM.

Lalu album kedua tahun 1998. Berjudul Obsesi Mati dan di release oleh ESP [Extreme Souls Production,Bandung]. 

Popo2: Bagaimana perbedaan sound yang ada di album kedua?


Addy2: Musiknya lebih agresif dan cepat karena pada saat itu kami mendapatkan banyak influence dari old British [Inggris] grindcore dan band-band seperti TERRORIZER. Kami menemukan landasan untuk lirik FORGOTTEN di album ini – sarcastic, sinis, dan sangat kritis pada situasi disekeliling kami. Masih dalam rezim Suharto. Lebih seperti lirik punk. Hingga sekarang kami memiliki lima album. Line-up nya telah berbeda untuk album kedua. Kami mengganti drummer menjadi Andris; dia bermain untuk album kedua.

Setelah itu pada tahun 2000 kami me-release album ketiga kami, berjudul Tuhan Telah Mati, album paling controversial. Setelah kami mengeluarkan album ini kami mendapat banyak masalah dari kelompok muslim radikal. Kami mendapat banyak penindasan dari kelompok radikal seperti FPI [Front Pembela Islam]. Mereka men-teror kami, mendapat penolakan, dan stasiun radio dilarang memainkan album ini.

Pada 2003 kami mengeluarkan album ke empat berjudul Tiga Angka Enam. Toteng dan saya adalah personil asli semenjak band ini terlahir dan kami yang paling tua [tertawa]. Ferly hanya bermain di album pertama lalu Ia keluar dan bergabung bersama JASAD.

Pada 2007 kami me-released kembali album ke empat kami dalam bentuk CD karena aslinya kami hanya mengeluarkan dalam bentuk kaset. Bersama Rottrevore Records. Kami harus menunggu tujuh tahun hingga kami mengeluarkan album terakhir kami pada 2011 yang berjudul Laras Perlaya.

KJ3: Mengapa harus menunggu begitu lama untuk mengeluarkan album terakhir?

Addy3: Karena perubahan kehidupan – orang-orang menikah dan fokus pada keluarga dan pekerjaan mereka. Kami memutuskan dan harus beristirahat untuk sementara dan menjalani kehidupan kami. Kami masih bermain di panggung. Pada 2008 kami mulai jamming lagi untuk album selanjutnya dan telah dikeluarkan pada 2011.

Kami hidup di tiga dekade teknologi recording. Di album pertama kami melakukan rekaman live karena sulitnya menemukan studio rekaman. Album ke dua adalah era digital. Album ke tiga memasuki sistem analog dan tentu saja ke empat juga. Untuk album terakhir kami menggunakan recording digital. Tentu saja ini penting untuk sound kami. Kami menganalisa lebih dari setahun dan menemukan teknologi sound baru yang lebih baik untuk digunakan… kamu tau, globalisasi…

Popo4: Apakah ada banyak perubahan dari waktu ke waktu dalam ide-ide lirik?

Addy4: Kami mencoba untuk menanggapi situasi dalam hidup kita sehari-hari. Untuk album pertama kami masih 17tahun, baru lulus dari SMA dengan banyak kemarahan. Kami berbicara tentang isu-isu lingkungan dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Album ketiga adalah lebih tentang masalah pribadi dan ekspresi pribadi. Terlalu banyak omong kosong disini, kami tidak perduli, itu nyata. Album kedua mengenai isu-isu sosial. Label record memberikan uang untuk menyewa sebuah studio yang baik, kami mencoba yang terbaik untuk recording. Liriknya lebih sarkastik, sinis, dan agresif. Kami memiliki banyak masalah dengan album itu. Untuk album terakhir lebih menyenangkan, kami tidak punya sasaran, band bukan pekerjaan bagi kami [tertawa], band adalah sesuatu yang harus dilakukan sambil bersenang-senang. Kami masih berbicara tentang ide yang sama tapi lebih metafora dalam lirik kami. Musik nya lebih progresif, kami tidak menjual atau apa pun …

KJ5: Apa makna dari album ketiga yang berjudul Tuhan Telah Mati bagimu?

Addy5: Saya membaca [Friedrich] Nietzsche, Saya mengutip-nya, saya telah berdiskusi dengan teman-teman yang memiliki minat yang sama dalam filsafat.

KJ6: Apakah kebanyakan dari lirik-lirik mu berbahasa Inggris, Bahasa Indonesian atau Bahasa Sunda [bahasa tradisional daerah Bandung]?

Addy6: Liriknya dalam Bahasa Indonesia. Di album kedua saya menggunakan lirik Sunda dalam satu lagu. Dalam album yang baru kami berkolaborasi dengan musisi tradisional TARAWANGSA dan BELUK.

Popo7: Mengapa kamu memutuskan untuk berkolaborasi?

Addy7: Awalnya saya meneliti music tradisional Sunda. Kami mencoba untuk pemetaan. Banyak musik tradisional Sunda yang langka oleh karena situasi [i.e. pesatnya budaya barat dan modernisasi]. Mereka tidak memiliki generasi baru untuk melanjutkan musik dan tradisi. Saya cukup tertarik dengan music tersebut. Pada pertemuan band saya mengusulkan proyek ini dengan mereka. Mereka tertarik dan setuju. Sulit pada awalnya untuk mencocokkan dua style. Mereka sangat ekstrim bagi saya. Kami bermain berbeda dan sulit untuk menemukan formula untuk mencampurkannya. Butuh waktu hampir satu tahun untuk melakukannya dengan mereka. Kami mencoba untuk memahami musik masing-masing. Kami melakukannya. Kami sepakat untuk tidak menamai musik ini sebagai "tradisional". Kami setuju bahwa musik ini hanya musik sederhana. Kami datang untuk melakukan sesuatu yang tidak biasa.

KJ8: Apakah Anda dipengaruhi oleh apa yang telah dilakukan JASAD dalam hal baru genre Sunda DM?

Addy8: Tidak, inspirasi datang begitu saja.

Popo: Tidak hanya JASAD yang membuat music tradisional.

KJ9: Kemana saja kalian melakukan pengaturan distribusi?

Addy9: Kami telah melakukan distribusi di Eropa, di Jerman, kolaborasi dengan lokal label di Jerman,  Morbid Records. Untuk album pertama.

Popo10: Jika orang bertanya mengapa Anda memainkan musik gaya barat sementara kalian adalah orang-orang Indonesia bagaimana tanggapan anda?

Addy10: Saya tidak menyebut bahwa DM adalah sebuah aliran musik. Ini adalah music yang luas. Musik adalah bahasa yang luas. Dapat terjadi dimanapun. Tentu saja akarnya datang dari Eropa tapi setiap kota dan Negara melakukan mutasi. Kami memiliki masalah yang berbeda dari Amerika dan Eropa, kami tidak mengikuti... Kami mencoba untuk menanggapi situasi lokal kami. Kami tidak menyanyi tentang Irak dan Palestina. Kami bernyanyi tentang masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Popo11: Kapan kamu mengetahui tentang DM dan album pertama apa yang kamu tau?

Addy11: OBITUARY, Cause of Death, umur 13 tahun, ketika saya masih SMP, 1992.

KJ12: OK, ganti topik, menurut kamu kenapa scene DM di Ujung Berung begitu kuat?

Addy12: Ujung Berung [UB] seperti kota yang terisolasi. Dulu UB memiliki budaya yang buruk. Bank dunia datang dengan uang yang besar dan merubah budaya pertanian menjadi budaya manufaktur. Saya melihat semuanya berubah sangat cepat seperti remaja. Saya melihat semuanya berubah dari memancing di sungai menjadi pabrik-pabrik. Pelarian kami adalah musik. Kami memerlukan music yang lebih agresif, kami menemukan DM saat itu.  Kami rasa ini yang cocok untuk kami. Populasi UB adalah kelas menengah dan kelas bawah. Kita tidak mendapatkan informasi dan pendidikan saat itu. Kami sangat terisolasi. Kami lebih dekat satu sama lain. Kami memiliki masalah yang sama dan kesukaan yang sama terhadap musik. Persaudaraan sangat penting, kami menghargai dan saling mendukung – itu yang menjadi dasar tentang bagaimana Metal UB menjadi begitu kuat.

KJ13: Siapa band atau orang paling penting?

Addy13: Pada 1950, revolusi, kami mendapat kebebasan dari penjajah. Terdapat banyak sekali benda tradisional [artistik] di Bandung. Setelah turunnya Soekarno lalu digantikan Suharto. Kami sangat tertindas, kami mengalami trauma yang panjang, seniman dan musisi sangat tertekan, bagaimana mengekspresikan diri kami pada musik? Setelah Soeharto jatuh terjadi gebrakan, kesenian tradisional terlahir kembali dan menginspirasi. Kami mulai menggali lagi budaya dasar kami dan kami mencoba untuk mencampurkannya dengan DM.

KJ14: Apa komentar kamu tentang scene UB sekarang dan bisakah kamu menyarankan beberapa band-band baru yang bagus?

Addy14: Era sekarang berbeda. Sekarang sangat mudah mendapatkan informasi dan menemukan segala sesuatu yang kita inginkan, tinggal klik Google. Hal ini berpengaruh terhadap generasi muda. Mereka belajar sangat cepat tentang musik dan teknologi. Kami memiliki nilai dasar.

KJ15: Dapatkah band muda mempertahankan nilai-nilai DM UB yang telah dibangun oleh band-band yang lebih tua?

Addy15: Band-band muda dapat menjaga nilai-nilai dasar. UB kota yang sangat kecil, semua orang saling mengetahui satu sama lain.

Popo16: Apakah pantas untuk menyebut 90% band DM Indonesia terbesar dan tertua berasal dari Bandung? 

Addy16: Bukan yang terbesar, saya hanya merasa tua [tertawa]. Kami memberi contoh ke kota-kota lain tentang bagaimana membangun scene dan bagaimana membuat musik yang bagus.

Popo: Dan bagaimana membangun jaringan antar kota?

Addy: Ya, banyak teman datang dari kota-kota lain untuk belajar bagaimana membangun sebuah komunitas, bagaimana memiliki rekayasa sosial dalam sebuah komunitas. Dari Malang, Bali, dan Yogya [Yogyakarta] mereka datang untuk mengunjungi kami dan belajar bagaimana membangun sebuah komunitas.

Popo17: Apa aspek terbaik dari komunitas UB?

Addy17: Terbaik adalah bahwa kita bangga diri kita sendiri, kita melakukan hal-hal menarik, kita dampak satu sama lainnya, dan kami memiliki resolusi konflik.

Popo18: Aspek terburuk dari komunitas UB?

Addy18: Kami tidak memiliki fasilitas atau infrastruktur pendukung. Pemerintah masih tidak tahu berapa banyak potensi yang kami miliki, kami memberikan banyak kepada orang-orang di sini, dan kami membantu masalah pengangguran. Banyak orang menemukan pekerjaan di komunitas kami seperti crew, toko merch, dan studio rekaman. Kami memberikan banyak untuk orang-orang, untuk masyarakat. Pemerintah menutup mata mereka dengan apa yang kita lakukan sekarang.

Popo19: Anda mendorong Adyth untuk mendapatkan semangat baru untuk kembali ke DISINFECTED ketika ia bekerja di Jakarta. Mengapa Anda ingin menginspirasi Adyth?

Addy19: Dia adalah pahlawan gitar saya, saya suka DISINFECTED. Saya sedih DISINFECTED tidak bisa eksis. Saya mengatakan kepadanya "datang kembali, kita masih perlu kamu, lakukan untuk bersenang-senang".

KJ20: Sebutkan beberapa band muda yang bagus di UB sekarang?

Addy20: UNDERGOD.

KJ: Mereka masih muda?

Addy: Ya.

KJ: SAFFAR?

Addy: Ya, mereka juga bagus. DEPRAVITY SAVAGE, saya suka band itu, mereka berbeda.

KJ: Busuk Webzine memberikan sponsor untuk album baru DEPRAVITY SAVAGE.

Addy: Keren!

Popo21: Apakah kamu punya rencana untuk tour?

Addy21: Untuk tahun depan kita hanya fokus pada album berikutnya. Setelah album berikutnya selesai kita akan mulai tur lagi.

Popo22: Kapan pertunjukan yang paling mengesankan untuk kalian?

Addy22: Ini semacam pertanyaan sulit [tertawa]. Yang paling menarik adalah ketika kami memulai band, 1997-2003. Kami tidak memiliki banyak tekanan. Kami hanya bersenang-senang, bermain dengan band, dan bertemu teman-teman baru. Itu adalah pengalaman yang paling menarik dalam karir kami.

Popo23: Banyak orang berpikir FORGOTTEN pemuja setan. Bagaimana pendapatmu?

Addy23: Saya pikir orang-orang yang membenci kami masih manusia. Saya mencoba untuk tetap berkomunikasi. Saya tidak percaya bahwa kekerasan bisa memperbaiki segalanya. Mereka tidak ingin berbicara dengan kami.

Addy24: Selama mereka bukan fasis tidak masalah. Bagus untuk jadi berbeda. Itu hak mereka untuk menjadi berbeda dan percaya. Selama mereka tidak memaksakan kepercayaan mereka hal itu tidak masalah untuk kami. Apa yang mereka lakukan sangat bagus untuk bisnis mereka. Mereka menjual Tuhan mereka, seperti SLAYER yang menjual setan.


KJ24: Apa yang Anda pikirkan mengenai gerakan Satu Jari [Islam Metal] di Jakarta?

Popo25: Apakah kamu yang menulis semua lirik?

Addy25: Ya.

KJ26: Bisakah kamu memberikan komentar beberapa band-band UB: BLEEDING CORPSE?

Addy26: Tetap paling cepat dan paling brutal di Bandung!

KJ: UNDERGOD?

Addy: Unik.

KJ: JASAD?

Addy: Tertua, dengan darah segar.

KJ: Abaz [drummer baru untuk JASAD]?

Addy: Ya.

KJ: SAFFAR?

Addy: Mereka mempunyai kesempatan baik.

KJ: Sangat brutal!

Addy: Sangat brutal!

KJ: Bagaimana pendapatmu tentang wanita di scene metal seperti Popo?

Addy: Bagus. Tidak ada larangan di scene metal.

KJ: Neither forbidden nor forgotten! [lebih baik dilarang daripada di lupakan]

KJ27: Bagaimana komentarmu mengenai hubungan antara death-metal dan black-metal di Bandung?

Addy27: Kami tumbuh bersama mereka, kami sangat akrab dengan mereka. BM di Bandung tidak punya keberanian. Mereka hanya tidak memiliki keberanian. Pada 1992 majalah besar mencoba membuat berita tentang scene BM dan menyimpulkan bahwa BM adalah satanic. Mereka [band-band BM] malu untuk menunjukan diri. Mereka mempunyai ketakutan. Mereka tidak terlalu produktif disini.

Popo28: Bagaimana tanggapan pacar atau istri kamu mengenai kamu memainkan musik DM?

Addy28: Sejauh ini kami tidak ada masalah dan juga orang tua kami. Di Tv nasional kami meneriakan “God is dead” [Tuhan telah mati] tapi mereka [orang tua] tidak bermasalah dengan itu. Kami memberikan banyak penjelasan kepada mereka. Mereka tidak memiliki persepsi yang buruk.

Popo29: Kenangan terbaik selama pertunjukan?

Addy29: Pernah saya mabuk di atas panggung dan lupa apa yang saya lakukan [tertawa]. Itu adalah kenangan yang terbaik.

Popo30: Apa yang kamu harapkan dari para metalhead generasi baru?

Addy30: Lebih toleransi, lebih menghargai. Itu adalah prinsip dasar ketika kamu ingin menumbuhkan komunitas mu lebih besar dan lebih terbuka. Bangga terhadap apa yang kamu miliki. Toleransi masih menjadi masalah besar disini.

KJ31: Bagaimana perasaanmu ketika kamu melihat banyak anak-anak SMA menggunakan Tshirt band mu?

Addy31: Terasa aneh kamu tau, seperti menonton dirimu sendiri di TV [tertawa]. Mengapa mereka membeli Tshirt kami? Selama mereka suka tidak masalah.

KJ32: Ceritakan tentang buku FORGOTTEN.

Addy32: Untuk album terakhir saya senang menulis tentang apapun yang saya lihat. Saya mencoba menulis tentang cerita besar dan saya memberikannya kepada personil yang lain. Mereka mencoba membuat music dari cerita kami. Itu adalah langkah pertama creatif kami bagaimana kami membuat music. Kami mempunyai ide kenapa tidak membuat sebuah buku. Saya mengumpulkan segala macam kedalam jurnal saya dan memasukannya kedalam buku. Saya mendapat inspirasi dari Alkitab untuk gaya gambar dan sketsa, Alkitab tua.

KJ33: Apakah kamu menganut sebuah Agama?

Addy33: Agama Saya adalah kemanusiaan. Saya percaya agama adalah sebuah konstruksi social. Tidak datang dari suatu tempat, tapi datang dari sini.

KJ34:Metal scene kota mana di Indonesian yang yang kamu sukai?

Addy34: Malang. Mereka memiliki situasi seperti di Bandung. Pada jaman penjajahan Yang membangun Malang adalah Arsitek yang sama yang membangun Bandung. Kami memiliki budaya yang sama meskipun Malang bukan Sunda.

KJ35: Saya tau John Yoedi selalu menanyakan pertanyaan ini: Apa band favorite-mu dari luar Jawa?

Addy35: Saya suka DJIN dari Medan. Saya suka BARSIMBAH-DARAH, grindcore dari Bali, dan DEAD VERTICAL dari Jakarta.

KJ: Dari luar Jawa! Sepertinya sulit untuk memikirkannya?

[semua tertawa.]

Addy: ENGORGING dari Samarinda.

KJ: kami telah membuat BUSUK EXTREME METAL FEST pertama di Balikpapan minggu lalu.

Addy: Saya tau DEVASTATION (SAMARINDA). Mereka perlu menemukan studio yang tepat untuk music mereka.

KJ: Itu adalah masalah di Kalimantan Timur.

Addy: Ya.

KJ36: Apa pendapatmu tentang BUSUK WEBZINE?

Addy36: Saya membacanya, keren. Harusnya kamu membuat Salinan cetak. Disini internet masih mahal untuk sebagian orang. Kamu perlu membuat salinan fisik, bagus untuk para kolektor.

KJ: Tapi salinan fisik memiliki tenggat waktu!

Addy: Yeah, dan semua orang membencinya [tertawa].

Popo37: Ketika orang mengatakan bahwa kamu adalah band besar di Indonesia dan kamu menginspirasi banyak band di Indonesia, bagaimana tanggapanmu?

Addy37: OK, pertama…

Popo: Apakah kamu senang?

Addy: kami bukan band besar…

Popo: Seperti PETERPAN?

Addy: Kami bukan PANTERA; kami tidak berusaha untuk menjadi terkenal. Kami berusaha membagikan persepsi kami kepada orang-orang. Kami menggunakan bahasa Inggris dalam album pertama setelah itu tidak pernah lagi karena orang-orang tidak mengerti liriknya. Ada baiknya untuk berbagi pendapat kami dengan orang-orang. Orang-orang bisa setuju atau tidak - bagus untuk membangun opini di masyarakat sehingga mereka dapat berpikir.

Popo38: Apakah larangan di radio mempengaruhi penulisan lirik?

Addy38: kami tidak mengambil pusing terhadap itu. Kami membuat band ini untuk bersenang-senang; ini bukan pekerjaan atau karir. Kami tidak kehilangan apapun dari sebuah larangan..

Popo39: Masihkan kamu melakukan pertunjukan?

Addy39: Tentu saja, kami memiliki hubungan dengan kota-kota lain; kami masih bisa menyebarkan album kami. Kami tidak berusaha mencari uang dari band, kami tidak merasa rugi.

Popo: Ya, ya, ya.

Addy: FUNERAL INCEPTION (JAKARTA) memiliki masalah yang sama dengan kami.

KJ: Dan UMBRA MORTIS (JAKARTA) mereka berubah dari black-metal ke power-metal.

Addy: Saya ingin menunjukan kepadamu SMS dari kelompok muslim radikal, sayangnya handphone saya habis baterai.

Popo40: Kami menggunakan dua bahasa di BUSUK WEBZINE, bagaimana pendapatmu?

Addy40: Bagus. Orang Indonesia tidak memiliki budaya membaca, kami memiliki sejarah lisan. Bagus untuk orang yang membaca untuk mendapatkan informasi dari scene metal dan bagus untuk dokumentasi. Kritikan saya adalah kamu tetap harus membuat salinan fisik. Internet masih sangat mahal dan masalah di luar jawa. Kami memiliki kurangnya teknologi di luar Jawa.

Popo41: Ketika orang di USA dan Eropa membaca wawancara ini apa yang ingin kamu beritau kepada mereka?

Addy41: Hubungan akan lebih dinamis. Orang-orang bisa belajar tentang kedinamisan komunitas [UB], seberapa besar kami, bagus untuk mereka tau. Kami mencoba membuat hubungan internasional lebih luas dengan US dan Eropa.

Popo: Apa yang ingin kamu sampaikan kepada mereka?

KJ: Adakah pesan untuk mereka?

Addy: Intinya kami memainkan musik yang sama, kami memiliki persamaan budaya [metal] tapi masalahnya yang berbeda. Masalah disini lebih nyata. Disini metal hanya untuk bersenang-senang. Kami tidak bisa menghidupi istri dan anak kami dari band. Kami mencoba membuat metal menjadi pokok seperti yang kami lakukan dalam istilah ekonomi. Kami melakukan apa yang kami bisa, sesuai keadaan ekonomi kami. JASAD atau DISINFECTED akan lebih kaya di USA atau Eropa.

KJ42: Adakah pesan untuk para fans di Indonesia?

Addy42: Dukung apa yang kami lakukan, itu saja. Terima kasih atas dukungannya selama ini, hingga 19 tahun sekarang.

Popo43: Apakah kamu punya masukan untuk BUSUK WEBZINE?

Addy: Buat cetakan fisik.

KJ: Mungkin akan membutuhkan banyak uang…

Addy: berdasarkan pengalaman saya sangat bingung melihat informasi di internet. Bingung untuk membuka banyak halaman. Kamu memerlukan banyak energi untuk membaca didepan layar LCD. Mungkin saya terlalu tua [tertawa]. Itu sebabnya saya tidak menyukai halaman internet, sangat melelahkan.

Popo44: Apakah kamu mempunyai rencana untuk menerjemahkan buku-mu kedalam bahasa Inggris?

Addy44: Tentu saja saya menginginkannya. Sangat banyak teman di Eropa ingin membacanya.

KJ: Ada komentar terakhir?

Addy: Cukup! Wawancara yang sangat seru.

[Setelah ini kami merasa sangat kelelahan, mala mini terasa sangat panjang. Kami membeli beberapa merchandise, mengambil beberapa gambar, dan lalu Bobby Rock datang menjemput kami.]

[Translation oleh Popo, vokalis DEMONS DAMN.]
FORGOTTEN band Future Syndrome era (1997)
FORGOTTEN band, 1997, Future Syndrome era. Left to Right: Addy Gembel (vocals), Dadang "Kudung" (drums), Zoteng Kampret (guitar), Dadan Kardun (bass), and Ferly (guitar) (now Jasad & Kaluman).

No comments:

Post a Comment

NEW RUMAHSAKITJIWA BAND INTERVIEW (Bandung Thrash Metal), 23/5/2018 (Indonesian)

Kieran James1: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang? 1. Eresje (Rumahsakitjiwa): Terbent...

Featured Bands (A-Z Complete Listing)

ABOLISHING THE IGNOMINIOUS (USA) (1) ABVULABASHY (SINGAPORE) (1) AC/DC (AUSTRALIA) (1) ACOREA (AUSTRALIA) (1) AGAINST EVIL (INDIA) (1) AMORA SAVAGE (BANDUNG) (1) ANAL FISSURE (PHILIPPINES) (1) ANASTASYA (JAKARTA / SUBANG) (1) ANT KILLERS (MADURA) (1) ANUBIS (GRESIK) (1) APOPTOSIS GUTRECTOMY (KARAWANG) (1) ARCH ANGEL (SURABAYA) (1) AS OCEANS DIE (AUSTRALIA) (1) ASPHYXIATE (BEKASI) (3) ATLANTIS OF THE SKY (AUSTRALIA) (1) ATROCIOUS (TANGERANG) (1) AUTICED (ENGLISH) (2) AUTICED (INDONESIAN) (1) BABY FROG (BOGOR) (1) BADRANAYA (BANDUNG) (1) BANE OF ISILDUR (AUSTRALIA) (1) BATOSAY (JAKARTA) (3) BEHEADING CRIMINAL (BANYUWANGI) (1) BENANXUSUT (BATAM) (1) BESIDE (BANDUNG) (2) BETUAH (RIAU) (1) BLACKWINE (HONG KONG) (1) BLASPHEMER (SURABAYA) (1) BLEEDING CORPSE (ENGLISH) (7) BLEEDING CORPSE (INDONESIAN) (3) BLEEDING GASOLINE (AUSTRALIA) (1) BLEEDING MURDER (TASIKMALAYA) (2) BLOOD OF MESSIAH (SURABAYA) (1) BREAKING THE HYOID (AUSTRALIA) (1) BULL RACE (MADURA) (1) BURIAL CHAMBER (AUSTRALIA) (1) CANNABIES (ENGLISH) (2) CANNIBAL CORPSE (USA) (3) CEREBRAL CARNAGE (PHILIPPINES) (1) CHALERA (BEKASI) (1) CHANCROID (BEKASI) (1) CLIMAXETH (SURABAYA) (1) COCK SPARRER (UK) (1) COCKNEY REJECTS (UK) (1) CORPORAL CARNAGE (KABUPALEN JEMBER) (2) CORVUS JAVA (CIREBON) (1) CRAWL SICK EPIDEMIC (BEKASI) (1) CREMATOPSY (ENGLISH) (1) CREMATOPSY (INDONESIAN) (1) CRIATURA (INDONESIAN) (1) CRIMENA (ENGLISH) (1) CRIMENA (INDONESIAN) (1) CRITICAL DISASTER (KEDIRI) (2) D'GRUNG HC (BENGKULU) (1) DAGING (SURABAYA) (1) DAJJAL (BANDUNG) (2) DAMNATION (JOGJAKARTA) (1) DANTE MUST DIE (SURABAYA) (1) DEATH (USA) (1) DEATH VOMIT (ENGLISH) (7) DEATH WOMB EXISTENCE (BANDUNG) (2) DECAPITATE HATRED (TANGERANG) (1) DECAYING FLESH (MADURA / SURABAYA) (3) DEFILATION (PHILIPPINES) (1) DEIFORMITY (AUSTRALIA) (1) DEMONS DAMN (ENGLISH) (3) DEMONS DAMN (INDONESIAN) (1) DEVADATA (SURABAYA) (1) DEVANGELIC (ITALY) (2) DEVOURED (JOGJAKARTA) (1) DIABOLICAL (GRESIK) (2) DIGESTING (JEMBER) (1) DIGGING UP (BANDUNG) (6) DISASTER SUFFERING (SETIABUDI) (1) DISENTOMB (AUSTRALIA) (1) DISGORGE USA (1) DISINFECTED (INDONESIAN) (1) DISMEMBERMENT TORTURE (BANDUNG) (3) DROP (TANGERANG) (1) EMBRYO GENESIS (SURABAYA) (2) ENSLAVED (NORWAY) (1) ENTRAILS ERADICATED (AUSTRALIA) (1) EPICA (NETHERLANDS) (1) ETERNAL MADNESS (BALI) (1) EXENEMY (BANGLADESH) (1) EXODUS (USA) (1) FEAR (SURABAYA) (1) FEAR INDEX (HONG KONG) (3) FEAR INSIDE (INDONESIAN) (2) FLESH CONSUMED (USA) (1) FLESH DIVINE (JOGJAKARTA) (1) FOR SARAH'S EYES (AUSTRALIA) (1) FORGIVEN (MAJALENGKA) (1) FORGOTTEN (ENGLISH) (3) FORGOTTEN (INDONESIAN) (1) FUNERAL INCEPTION (EAST JAKARTA) (1) G.A.S. (SURABAYA) (3) GENOCIDE (MYANMAR) (1) GHOSTSPELLS (BANDUNG) (1) GIRLZEROTH (ENGLISH) (2) GIRLZEROTH (INDONESIAN) (2) GORE ANIMAL (TANGERANG) (2) GORE INFAMOUS (ENGLISH) (1) GORE INFAMOUS (INDONESIAN) (1) GRAUSIG (ENGLISH) (3) GRAUSIG (INDONESIAN) (2) GRAUSIG OFFICIAL STATEMENT (2) HELLBEYOND (BANDUNG) (1) HINIS (GARUT) (1) HITHEAD (SIDOARJO) (1) HORCAS (ARGENTINA) (1) HORDABINTHRA (SURABAYA) (1) HUMILIATION (SOREANG) (2) HYPOCHONDRIAC (BANDUNG) (2) ILLYRIA (AUSTRALIA) (1) IMMOLATION (USA) (1) IMMORTAL RITES (ENGLISH) (1) IMMORTAL RITES (INDONESIAN) (3) IMPLIED (BANDUNG) (4) IN PLACE OF HOPE (BANDUNG) (1) INFITAR (BOGOR) (1) INJECTED SUFFERAGE (BANDUNG) (1) INTERFECTORMENT (LEMBANG) (5) INTERFICERE (BEKASI) (1) INTERNAL LEPROSY (PHILIPPINES) (3) INVERTED (BLITAR) (1) JAGAL (ENGLISH) (4) JAGAL (INDONESIAN) (2) JASAD (ENGLISH) (9) JASAD (INDONESIAN) (2) JIHAD (ENGLISH) (5) JIHAD (INDONESIAN) (1) JIKUNSPRAIN (JAKARTA) (1) KALUMAN (BANDUNG) (3) KEMBANG MAYANG (NGANJUK) (1) KILLHARMONIC (KEDIRI) (1) KODUSA (ENGLISH) (1) KODUSA (INDONESIAN) (1) KREMASI (MADURA) (1) KREMATIST (JAKARTA) (2) LECTERN (ITALY) (1) LUSTRAVI (USA) (2) MALAPETAKA (MALAYSIA) (1) MANDATORY (JOMBANG) (1) MATIANAK (USA) (1) MATICRUST (PHILIPPINES / UAE) (1) MATISURY (CIMANGGIS) (1) MEGALITHIC HEADHUNTER (MADURA) (1) MENSTRUAL DISCONSUMED (JAKARTA) (1) MORGUE SUPPLIER (USA) (2) MORTIFICATION (AUSTRALIA) (1) MURDER27 (JOGJAKARTA) (1) MURKA (BANDUNG) (1) MURTAD (BOGOR) (1) MUTILATION AGGRESSION (MADURA) (1) NATJAARD (SURABAYA) (1) NEMESIS (BANDUNG) (1) NERVAGUST (BANDUNG) (1) NIGHTSTALKER (BELGIUM) (1) OBITUARY (USA) (1) ONLY MACHINES REMAIN (AUSTRALIA) (1) OSIRIS (SIDOARJO) (1) OUTRIGHT (BANDUNG) (2) OVERDEATH (SIDOARJO) (1) OVERPOWER (KEDIRI) (1) PARGOCHY (MEDAN) (1) PEDOPHILIA (ENGLISH) (1) PEGAZUS (AUSTRALIA) (1) PROSATANICA (JAKARTA) (1) PSYCHONEUROTIC CONSPIRACY (MAKASSAR) (1) PULVERIZED (PHILIPPINES) (1) PURE WRATH (BEKASI) (1) PURGATORY (ENGLISH) (1) PURGATORY (INDONESIAN) (1) RAJAM (ENGLISH) (3) RAJAM (INDONESIAN) (2) RAMPAGE (KARAWANG) (1) REAX (JAKARTA) (1) RUINS OF ELYSIUM (BRAZIL) (1) RUMAHSAKITJIWA (BANDUNG) (1) S.A.B.O.R. (JAKARTA PUSAT) (1) SABAOTH (MANADO) (1) SADISTIC TORTURE (PADANG) (1) SAFFAR (ENGLISH) (3) SAFFAR (INDONESIAN) (1) SAINTS'N'SINNERS (CZECH REPUBLIC) (1) SARCASTIC (JAKARTA) (1) SATURNINE AUDIO (PHILIPPINES) (1) SEMINAL EMBALMMENT (AUSTRALIA) (1) SETHOS (BANDUNG) (3) SHADOW FOR MERCY (BANDA ACEH) (1) SICKLES (MADURA) (4) SIKSA KUBUR (ENGLISH) (1) SIKSA KUBUR (INDONESIAN) (1) SINUSITIS (CIJANTUNG) (1) SKULLPHUCK (AUSTRALIA) (1) SLAVEGOD (MALANG) (1) SOULSINFUL (MALANG) (1) SOULTAKER (METRO CITY) (1) SPIRAL SPECTRUM (BANDUNG) (1) STIGMATUARY (BANDUNG) (1) SUBVERSE (GARUT) (1) SUFFOCATION (USA) (1) SYMMETRIC ORGAN (GERMANY) (1) TANAH KUBUR (BOGOR) (2) TARING (BANDUNG) (1) TECHNIC KILL (TULUNGAGUNG) (1) TENGGOROKAN (KEDIRI) (3) TENGKORAK (ENGLISH) (2) TENGKORAK (INDONESIAN) (1) TENSIONS ARISE (AUSTRALIA) (1) THE BUSINESS (UK) (1) TURBIDITY (ENGLISH) (6) TURBIDITY (INDONESIAN) (3) TUSK (AUSTRALIA) (1) TYRANNICAL MIRROR (MADURA) (1) UNDEAD (MAJALENGKA) (1) UNDERGOD (ENGLISH) (2) UNDERGOD (INDONESIAN) (2) UNSCARRED (SURABAYA) (1) VALAFAR (ENGLAND) (1) VALERIAN (SURABAYA) (4) VEKTOR (USA) (1) VIRTUE (ENGLAND) (1) VOCTHRASH (JAKARTA) (1) VOMITOLOGY (PURWOKERTO) (2) WARHAMMER (ENGLISH) (1) WARHAMMER (INDONESIAN) (2) WARKVLT (BANDUNG) (1) WHIPLASH (JOGJAKARTA) (2) WOOLDOZER (ROMANIA) (1) YOUTHFULL AGGRESSION (BANDUNG) (1) ZAMHARIKILL (KUNINGAN) (1) ZYPHOYD (AUSTRALIA) (1)

Categories

13TH STEP INTERVIEWS (6) 2013 CD REVIEWS (1) 2014 CD REVIEWS (5) 2015 CD REVIEWS (6) 2016 CD REVIEWS (7) 2016 COMPILED CORPSES CD (1) 2016 HAMMERSONIC FEST (1) 2016 SURABAYA DM ASSAULT CD (1) 2017 WACKEN FESTIVAL (1) 4-SKINS (UK) (1) ABAZ JASAD (ENGLISH) (3) ABAZ JASAD (INDONESIAN) (2) ABBANG DISMURDER (1) ABOLISHING THE IGNOMINIOUS (USA) (1) ABVULABASHY (SINGAPORE) (1) AC/DC (AUSTRALIA) (1) ACIL SAFFAR (3) ACOREA (AUSTRALIA) (1) ADDY GEMBEL (3) ADELAIDE DEATH METAL (1) ADELAIDE UNDERGROUND (1) ADRIAN BLEEDING CORPSE (1) AGAINST EVIL (INDIA) (1) AGUNG DEVO (1977-2000) (1) AMBULU DEATH METAL (2) AMBULU UNDERGROUND (2) AMERICAN BLACK METAL (3) AMERICAN DEATH METAL (7) AMERICAN THRASH METAL (1) AMORA SAVAGE (BANDUNG) (1) ANAL FISSURE (PHILIPPINES) (1) ANASTASYA (JAKARTA / SUBANG) (1) ANDREW REA (1) ANDREW SICK (33) ANT KILLERS (MADURA) (1) ANUBIS (GRESIK) (1) APOPTOSIS GUTRECTOMY (KARAWANG) (1) ARCH ANGEL (SURABAYA) (1) ARGENTINA THRASH METAL (1) ARGENTINA UNDERGROUND (1) ARI BEJO BLEEDING CORPSE (5) ARIE SICKLES (2) ARIES KALUMAN (1) ARMSTRETCH RECORDS (3) ARTICLES (7) AS OCEANS DIE (AUSTRALIA) (1) ASPHYXIATE (BEKASI) (3) ATLANTIS OF THE SKY (AUSTRALIA) (1) ATROCIOUS (TANGERANG) (1) AUSTRALIAN DEATH METAL (1) AUTICED (ENGLISH) (2) AUTICED (INDONESIAN) (1) BABY FROG (BOGOR) (1) BACOLOD CITY DEATH METAL (1) BACOLOD CITY UNDERGROUND (1) BADRANAYA (BANDUNG) (1) BAHASA INDONESIAN (96) BALI DEATH METAL (1) BALI TATTOO MASTERS (1) BALI UNDERGROUND (1) BANDA ACEH HEAVY METAL (1) BANDA ACEH UNDERGROUND (1) BANDUNG BLACK METAL (5) BANDUNG DEATH FEST #1 (1) BANDUNG DEATH METAL (89) BANDUNG GRINDCORE (1) BANDUNG HARDCORE (2) BANDUNG MELODIC DEATH METAL (2) BANDUNG METALCORE (4) BANDUNG PROGRESSIVE DEATH METAL (4) BANDUNG SLAMMING (9) BANDUNG THRASH METAL (2) BANDUNG UNDERGROUND (87) BANDUNG WAR METAL (1) BANE OF ISILDUR (AUSTRALIA) (1) BANGKALAN DEATH METAL (7) BANGKALAN DEATHCORE (2) BANGKALAN HARDCORE (1) BANGKALAN METALCORE (1) BANGKALAN UNDERGROUND (13) BANGKALAN WAR METAL (2) BANGLADESH POWER METAL (1) BANGLADESH UNDERGROUND (1) BANYUWANGI DEATH METAL (1) BANYUWANGI UNDERGROUND (1) BATAM GRIND/ STRASH/ PUNK (1) BATAM UNDERGROUND (1) BATOSAY (JAKARTA) (3) BDSM RECORDS (1) BEHEADING CRIMINAL (BANYUWANGI) (1) BEKASI BLACK METAL (1) BEKASI DEATH METAL HORDE (6) BEKASI UNDERGROUND (7) BELGIUM DARK METAL (1) BENANXUSUT (BATAM) (1) BENGKU HARDCORE (1) BENGKU UNDERGROUND (1) BESIDE (BANDUNG) (2) BETUAH (RIAU) (1) BILLY DEPRAVITY SAVAGE (1) BLACK MASS BANDUNG (1) BLACKWINE (HONG KONG) (1) BLASPHEMER (SURABAYA) (1) BLEEDING CORPSE (ENGLISH) (7) BLEEDING CORPSE (INDONESIAN) (3) BLEEDING GASOLINE (AUSTRALIA) (1) BLEEDING MURDER (TASIKMALAYA) (2) BLITAR DEATH METAL ARMY (1) BLITAR UNDERGROUND (1) BLOOD OF MESSIAH (SURABAYA) (1) BOB ROCK (TURBIDITY) (10) BOBBY HYDRO (1) BOGOR BLACK METAL (2) BOGOR DEATH METAL (2) BOGOR GRINDCORE (1) BOGOR UNDERGROUND (5) BRADFORD DEATH METAL (1) BRADFORD UNDERGROUND (1) BRAZILIAN POWER METAL (1) BRAZILIAN SYMPHONIC METAL (1) BREAKING THE HYOID (AUSTRALIA) (1) BRISBANE DEATH METAL (1) BRISBANE UNDERGROUND (3) BRUTAL INFECTION RECORDS (3) BRUTAL MIND RECORDS (2) BRUTAL PRODUCTIONS (1) BRUTE PRODUCTIONS (1) BUCHAREST STONER ROCK (1) BUCHAREST UNDERGROUND (1) BUENOS AIRES THRASH METAL (1) BUENOS AIRES UNDERGROUND (1) BULL RACE (MADURA) (1) BURIAL CHAMBER (AUSTRALIA) (1) BUSUK CHRONICLES (1) BUTCHE (VOKALIS THE CRUEL) (2) CANADIAN PUNK ROCK (1) CANNABIES (ENGLISH) (2) CANNIBAL CORPSE (USA) (3) CATHOUSE GLASGOW (1) CD REVIEWS (51) CENTRAL COAST DEATH METAL (1) CENTRAL COAST UNDERGROUND (2) CENTRAL JAKARTA UNDERGROUND (1) CEREBRAL CARNAGE (PHILIPPINES) (1) CHALERA (BEKASI) (1) CHANCROID (BEKASI) (1) CHICAGO BLACK METAL (1) CHICAGO DEATH METAL (2) CHICAGO UNDERGROUND (3) CHRISTIAN DEATH METAL (1) CHUCK SCHULDINER (DEATH) (1) CIAMIS POWER METAL (3) CIBINONG UNDERGROUND (1) CIJANTUNG DEATH METAL (1) CILEDUG DEATH METAL (1) CILEDUG UNDERGROUND (1) CIMAHI DEATH METAL (6) CIMAHI UNDERGROUND (3) CIMANGGIS DEATH METAL (1) CIMANGGIS UNDERGROUND (1) CIREBON POWER METAL (1) CIREBON UNDERGROUND (1) CLASSIC INTERVIEWS (60) CLIMAXETH (SURABAYA) (1) COCK SPARRER (UK) (1) COCKNEY REJECTS (UK) (1) COLIN MACDONALD (1) COLLIN BROPHY (15) COMATOSE MUSIC (2) CONCERT REVIEWS (7) COREY ATHOS (OBSCURE MUSICK) (7) CORNA IRAWAN (1) CORPORAL CARNAGE (KABUPALEN JEMBER) (2) CORVUS JAVA (CIREBON) (1) CRAIOVA MODERN METAL (2) CRAIOVA UNDERGROUND (2) CRAWL SICK EPIDEMIC (BEKASI) (1) CREMATOPSY (ENGLISH) (1) CREMATOPSY (INDONESIAN) (1) CRIATURA (INDONESIAN) (1) CRIMENA (ENGLISH) (1) CRIMENA (INDONESIAN) (1) CRITICAL DISASTER (KEDIRI) (2) CURUP HARDCORE (1) CURUP UNDERGROUND (1) D'GRUNG HC (BENGKULU) (1) DADA DEATHSTAR (4) DADA TURBIDITY (5) DAGING (SURABAYA) (1) DAJJAL (BANDUNG) (2) DAMNATION (JOGJAKARTA) (1) DAN GRAINGER (DRUMMER) (1) DANIEL NATJAARD (VALERIAN) (4) DANIEL TURBIDITY (7) DANTE MUST DIE (SURABAYA) (1) DEANA STRUGGLE (6) DEATH (USA) (1) DEATH VOMIT (ENGLISH) (7) DEATH WOMB EXISTENCE (BANDUNG) (2) DECAPITATE HATRED (TANGERANG) (1) DECAYING FLESH (MADURA / SURABAYA) (3) DEDRA DIGGING (4) DEFILATION (PHILIPPINES) (1) DEIFORMITY (AUSTRALIA) (1) DEMONS DAMN (ENGLISH) (3) DEMONS DAMN (INDONESIAN) (1) DENDY INTERFECTORMENT (2) DEVADATA (SURABAYA) (1) DEVANGELIC (ITALY) (2) DEVOURED (JOGJAKARTA) (1) DHAKA POWER METAL (1) DHAKA UNDERGROUND (1) DHIDIT RATT JAGAL (4) DHINIE ALLEGREA (5) DIABOLICAL (GRESIK) (2) DIGESTING (JEMBER) (1) DIGGING UP (BANDUNG) (6) DIMAS BRAMANTYO (VALERIAN) (10) DISASTER SUFFERING (SETIABUDI) (1) DISEMBOWEL RECORDS (3) DISENTOMB (AUSTRALIA) (1) DISGORGE USA (1) DISINFECTED (INDONESIAN) (1) DISMEMBERED RECORDS (7) DISMEMBERMENT TORTURE (BANDUNG) (3) DONI IBLAS (1) DONI WICAKSONOJATI (2) DORTMUND DEATH METAL (1) DORTMUND UNDERGROUND (1) DOUGLAS LI (FEAR INDEX) (3) DRAKE CHRISDENSEN (3) DROP (TANGERANG) (1) DWI YUDHA (1) EAST JAKARTA DEATH METAL (2) EAST JAKARTA UNDERGROUND (2) EAST JAVA DEATH METAL (1) EAST JAVA UNDERGROUND (1) EASTBREATH RECORDS (1) EDO HELLBEYOND (1) EGA UNDERGOD (2) EMBRYO GENESIS (SURABAYA) (2) ENDLESS TORTURE RECORDS (1) ENGLISH DEATH METAL (1) ENGLISH UNDERGROUND (1) ENSLAVED (NORWAY) (1) ENTRAILS ERADICATED (AUSTRALIA) (1) EPICA (NETHERLANDS) (1) ETERNAL MADNESS (BALI) (1) EXENEMY (BANGLADESH) (1) EXODUS (USA) (1) EXTREME SOULS PRODUCTION (ESP) (9) FARA LULLABYKID (1) FEAR (SURABAYA) (1) FEAR INDEX (HONG KONG) (3) FEAR INSIDE (INDONESIAN) (2) FERLY JASAD (4) FERRY DECEIT (1) FLESH CONSUMED (USA) (1) FLESH DIVINE (JOGJAKARTA) (1) FLORIDA DEATH METAL (3) FOOTBALL HISTORY (1) FOOTBALL INTERVIEWS (1) FOR SALE (1) FOR SARAH'S EYES (AUSTRALIA) (1) FORCE FED RECORDS (1) FORGIVEN (MAJALENGKA) (1) FORGOTTEN (ENGLISH) (3) FORGOTTEN (INDONESIAN) (1) FUNERAL INCEPTION (EAST JAKARTA) (1) G.A.S. (SURABAYA) (3) GARUT DEATH METAL (1) GARUT GRINDCORE (1) GARUT SLAMMING GUTTURAL (1) GARUT UNDERGROUND (2) GENOCIDE (MYANMAR) (1) GERMAN DEATH METAL (1) GERMAN UNDERGROUND (1) GHOSTSPELLS (BANDUNG) (1) GILANG AUTICED RIP (3) GIRLZEROTH (ENGLISH) (2) GIRLZEROTH (INDONESIAN) (2) GLENN (BLOODGUSH / DT) (2) GORE ANIMAL (TANGERANG) (2) GORE INFAMOUS (ENGLISH) (1) GORE INFAMOUS (INDONESIAN) (1) GRAUSIG (ENGLISH) (3) GRAUSIG (INDONESIAN) (2) GRAUSIG OFFICIAL STATEMENT (2) GREEDY SEA RECORDS (2) GRESICK CONGREGATIONAL COMMAND (1) GRESIK BLACK METAL (2) GRESIK POWER METAL (1) GRESIK UNDERGROUND (3) GROUPIES MERCH (9) HADEATH RECORDS (1) HAIDIR SICKLES (1) HAJDUK SPLIT FC (CROATIA) (1) HAMMERSONIC FESTIVAL 2013 (1) HARDI TARING (2) HARISPA CRITICAL DISASTER (1) HELLBEYOND (BANDUNG) (1) HENDRA YUWONO (4) HINIS (GARUT) (1) HITAM KELAM RECORDS (1) HITHEAD (SIDOARJO) (1) HONG KONG POWER METAL (1) HONG KONG PROGRESSIVE METAL (1) HONG KONG THRASH METAL (3) HONG KONG UNDERGROUND (4) HORCAS (ARGENTINA) (1) HORDABINTHRA (SURABAYA) (1) HUMILIATION (SOREANG) (2) HYPOCHONDRIAC (BANDUNG) (2) ILLYRIA (AUSTRALIA) (1) IMMOLATION (USA) (1) IMMORTAL RITES (ENGLISH) (1) IMMORTAL RITES (INDONESIAN) (3) IMPLIED (BANDUNG) (4) IN PLACE OF HOPE (BANDUNG) (1) INDIAN HEAVY METAL (1) INFITAR (BOGOR) (1) INJECTED SUFFERAGE (BANDUNG) (1) INJUSTICE RECORDS (1) INNU KILLHARMONIC (1) INTERFECTORMENT (LEMBANG) (5) INTERFICERE (BEKASI) (1) INTERLUDE RECORDS (1) INTERNAL BRUTALITY RECORDS (1) INTERNAL LEPROSY (PHILIPPINES) (3) INTERVIEW WITH KIERAN JAMES (1) INTERVIEWS (199) INTERVIEWS WITH JASON (2) INVERTED (BLITAR) (1) IPSWICH UNDERGROUND (1) IRS NETWORK BANDUNG (1) IRSYAD SICKLES (6) ITALIAN DEATH METAL (2) ITALIAN UNDERGROUND (2) IYENK SAFFAR (3) JACK FROST (3) JAGAL (ENGLISH) (4) JAGAL (INDONESIAN) (2) JAKARTA DEATH METAL (18) JAKARTA GOTHIC METAL (1) JAKARTA GRINDCORE (3) JAKARTA HARD ROCK (1) JAKARTA POWER METAL (4) JAKARTA PROGRESSIVE DEATH (2) JAKARTA PUSAT UNDERGROUND (1) JAKARTA SELATAN UNDERGROUND (4) JAKARTA THRASH METAL (2) JAKARTA UNDERGROUND (27) JAKARTA WHITE METAL (4) JALON MCKINNON (1) JANUARYO HARDY (1) JASAD (ENGLISH) (9) JASAD (INDONESIAN) (2) JASON XENOPHOBIC (20) JAVANESE BLACK METAL (1) JAY ARCH ANGEL (1) JEMBER DEATH METAL (1) JEMBER UNDERGROUND (1) JIHAD (ENGLISH) (5) JIHAD (INDONESIAN) (1) JIKUNSPRAIN (JAKARTA) (1) JOGJAKARTA CORPSEGRINDER (15) JOGJAKARTA DEATH METAL (12) JOGJAKARTA PROGRESSIVE DEATH (1) JOGJAKARTA THRASH METAL (3) JOGJAKARTA UNDERGROUND (15) JOHN YOEDI (15) JOMBANG DEATH METAL (1) JOMBANG UNDERGROUND (1) KABUPALEN JEMBER DEATH METAL (2) KABUPALEN JEMBER UNDERGROUND (2) KALUMAN (BANDUNG) (3) KANCIL JIHAD (2) KARAWANG DEATH METAL (2) KARAWANG UNDERGROUND (2) KARKASH (AMORA SAVAGE / DAJJAL) (4) KEDIRI BLACK METAL FORCE (4) KEDIRI KINGDOM DEATH / GRIND (1) KEDIRI KINGDOM DEATH METAL (7) KEDIRI PROGRESSIVE DEATH METAL (1) KEMBANG MAYANG (NGANJUK) (1) KIERAN JAMES (2) KILLER MUSICIANS (1) KILLHARMONIC (KEDIRI) (1) KODUSA (ENGLISH) (1) KODUSA (INDONESIAN) (1) KOKO SASONGKO (JIKUNSPRAIN / EX-UMBRA MORTIS) (1) KREMASI (MADURA) (1) KREMATIST (JAKARTA) (2) KUALA LUMPUR DEATH METAL (1) KUALA LUMPUR UNDERGROUND (1) KUNINGAN DEATH METAL (1) KUNINGAN UNDERGROUND (1) LAMPUNG PROVINCE POWER METAL (1) LAMPUNG PROVINCE UNDERGROUND (1) LECTERN (ITALY) (1) LEMBANG DEATH METAL (4) LEMBANG UNDERGROUND (5) LEO ARCH ANGEL (1) LIMITED BLASTING PRODUCTION (1) LOGAM HITAM KOMANDER (1) LONDON GOTHIC COMMUNITY (1) LONDON METAL COMMUNITY (1) LONDON UNDERGROUND (1) LUSTRAVI (USA) (2) LUTFI PURGATORY (2) LYAKOT PRODUCTIONS (THAILAND) (1) LYSANDER (AUTHOR) (1) MADMAN INTERVIEWS (5) MADURA UNDERGROUND (14) MAJALENGKA METALCORE (1) MAJALENGKA UNDERGROUND (1) MAKASSAR DEATH METAL (1) MAKASSAR UNDERGROUND (1) MALANG DEATH METAL FORCE (3) MALANG GRINDCORE (1) MALANG UNDERGROUND (1) MALAPETAKA (MALAYSIA) (1) MALAYSIAN DEATH METAL (1) MALAYSIAN UNDERGROUND (1) MALCOLM YOUNG (AC/DC) (1) MAN JASAD (3) MANADO DEATH METAL (1) MANADO UNDERGROUND (1) MANDATORY (JOMBANG) (1) MANILA DEATH METAL (2) MANILA UNDERGROUND (3) MATIANAK (USA) (1) MATICRUST (PHILIPPINES / UAE) (1) MATISURY (CIMANGGIS) (1) MEDAN DEATH METAL (1) MEDAN UNDERGROUND (1) MEGALITHIC HEADHUNTER (MADURA) (1) MELBOURNE DEATH METAL (1) MELBOURNE HARD ROCK (1) MELBOURNE HEAVY METAL (1) MELBOURNE POWER METAL (2) MELBOURNE PROGRESSIVE THRASH (1) MELBOURNE THRASH METAL (1) MELBOURNE UNDERGROUND (2) MENSTRUAL DISCONSUMED (JAKARTA) (1) METAL BLADE RECORDS (1) METAL HISTORY (13) METAL HISTORY (AUSTRALIA) (4) METAL HISTORY (TOOWOOMBA) (3) METRO CITY POWER METAL (1) METRO CITY UNDERGROUND (1) MICKY FITZ (THE BUSINESS) (1) MOJOKERTO BLACK CONSPIRACY 2017 (1) MORGUE SUPPLIER (USA) (2) MORTIFICATION (AUSTRALIA) (1) MURDER27 (JOGJAKARTA) (1) MURKA (BANDUNG) (1) MURTAD (BOGOR) (1) MUTILATION AGGRESSION (MADURA) (1) MYANMAR DEATH METAL (1) MYANMAR UNDERGROUND (1) NATJAARD (SURABAYA) (1) NECROLOGY RECORDS (2) NEMESIS (BANDUNG) (1) NERVAGUST (BANDUNG) (1) NEW INTERVIEWS (142) NEW STANDARD ELITE (3) NEW YORK DEATH METAL (2) NEW YORK UNDERGROUND (2) NEWS (36) NGANJUK GOTHIC METAL (1) NGANJUK UNDERGROUND (1) NIGHTSTALKER (BELGIUM) (1) NIZA CLIMAXETH (2) NIZA OSIRIS (1) NO REMORSE RECORDS (GREECE) (1) NORTH BANDUNG DEATH METAL (4) NORTH SULAWESI UNDERGROUND (1) NUCLEAR BLAST RECORDS (1) NUGEK (MENSTRUAL DISCONSUMED) (1) OBITUARY (USA) (1) OBSCENE EXTREME FEST 2017 (1) OBSCURE MUSICK (USA) (6) OI PUNK (EAST LONDON) (1) OKI HARIBOWO DEATH VOMIT (3) OMBAT TENGKORAK (2) OMEGAWAVE RECORDS (3) ONE FINGER MOVEMENT (7) ONLY MACHINES REMAIN (AUSTRALIA) (1) OPINION (13) OSIRIS (SIDOARJO) (1) OUTRIGHT (BANDUNG) (2) OVERDEATH (SIDOARJO) (1) OVERPOWER (KEDIRI) (1) PADALARANG DEATH METAL (2) PADANG DEATH METAL (1) PADANG UNDERGROUND (1) PANJI PEDOPHILIA (1) PANJI SUBANGKIT HINIS (1) PAPAP (DT / EX-JASAD) (3) PARGOCHY (MEDAN) (1) PARONGPONG DEATH METAL (1) PATHOLOGICALLY EXPLICIT RECORDINGS (SPAIN) (2) PEDOPHILIA (ENGLISH) (1) PEGAZUS (AUSTRALIA) (1) PERSIB BANDUNG FC (1) PERTH BLACK METAL (1) PERTH DEATH METAL (1) PERTH HARD ROCK (1) PERTH HEAVY METAL (1) PERTH POST-BLACK METAL (1) PERTH UNDERGROUND (3) PHILIPPINES DEATH / THRASH (4) PHILIPPINES DEATH METAL (7) PHILIPPINES GRIND / CRUST / PUNK (1) PHILIPPINES UNDERGROUND (8) PICTURE GALLERY (6) PIECES RECORDS (1) PITTSBURGH DEATH METAL (1) PITTSBURGH UNDERGROUND (1) POLL RESULTS (1) POPO PUJI APRIANTIKASARI (37) POST-BLACK METAL (2) POWER SPEED COMMUNITY (PSC) (5) PROSATANICA (JAKARTA) (1) PSYCHONEUROTIC CONSPIRACY (MAKASSAR) (1) PULVERIZED (PHILIPPINES) (1) PUNK TRIBUTES (2) PURE WRATH (BEKASI) (1) PURGATORY (ENGLISH) (1) PURGATORY (INDONESIAN) (1) PURWOKERTO DEATH METAL (2) PURWOKERTO UNDERGROUND (2) PYAE SONE THU (GENOCIDE / SELF BUTCHERED) (1) RADEN ACES (DROP / GORE ANIMAL) (1) RAIN CITY DARKNESS (2) RAJAM (ENGLISH) (3) RAJAM (INDONESIAN) (2) RAMON (SAFFAR / DT) (5) RAMPAGE (KARAWANG) (1) REAX (JAKARTA) (1) RENGDASDENGKLOK DEATH METAL (1) RENGDASDENGKLOK UNDERGROUND (1) RHONA BATOSAY (2) RIAU METALCORE (1) RIAU UNDERGROUND (1) RICKY MYERS (DISGORGE USA) (1) RIDWAN KAMIL (BANDUNG MAYOR) (1) RIZAL JIHAD (1) ROBBIE GASPAR (1) ROMANIAN MODERN METAL (2) ROMANIAN STONER ROCK (1) ROMANIAN UNDERGROUND (3) ROME DEATH METAL (3) ROME UNDERGROUND (3) RON HARVEY RANKIN (1) RONY SICKLES (6) ROTTREVORE RECORDS (4) RUINS OF ELYSIUM (BRAZIL) (1) RUMAHSAKITJIWA (BANDUNG) (1) RYAN OUTRIGHT (1) RYEN IRFAN (IMPLIED) (4) S.A.B.O.R. (JAKARTA PUSAT) (1) SABAOTH (MANADO) (1) SADISTIC TORTURE (PADANG) (1) SAFFAR (ENGLISH) (3) SAFFAR (INDONESIAN) (1) SAINTS'N'SINNERS (CZECH REPUBLIC) (1) SAMIER TENGKORAK (3) SAN DIEGO DEATH METAL (1) SAN FERNANDO PAMPANGA DEATH METAL (3) SAN FERNANDO PAMPANGA UNDERGROUND (3) SARCASTIC (JAKARTA) (1) SATURNINE AUDIO (PHILIPPINES) (1) SEM RECORDS (1) SEMINAL EMBALMMENT (AUSTRALIA) (1) SEREIGNOS (KEDIRI) (2) SETHOS (BANDUNG) (3) SETIABUDI DEATH METAL (1) SETIABUDI UNDERGROUND (1) SHADOW FOR MERCY (BANDA ACEH) (1) SICK REVIEWS (33) SICKLES (MADURA) (4) SIDOARJO DEATH METAL (1) SIDOARJO GRINDCORE (1) SIDOARJO HARDCORE (1) SIDOARJO UNDERGROUND (3) SIKSA KUBUR (ENGLISH) (1) SIKSA KUBUR (INDONESIAN) (1) SINGAPORE BLACK METAL (1) SINGAPORE UNDERGROUND (1) SINGLE REVIEWS (4) SINUSITIS (CIJANTUNG) (1) SKULLPHUCK (AUSTRALIA) (1) SLAVEGOD (MALANG) (1) SOFYAN HADI (1) SOREANG DEATH METAL (3) SOREANG UNDERGROUND (3) SOULSINFUL (MALANG) (1) SOULTAKER (METRO CITY) (1) SOUTH JAKARTA UNDERGROUND (4) SOUTH SULAWESI DEATH METAL (1) SOUTH-WEST SYDNEY HARDCORE (1) SPIRAL SPECTRUM (BANDUNG) (1) STIGMATUARY (BANDUNG) (1) STILLBORN SOUNDS RECORDS (1) STRUGGLE ANGER HATE BOOK (JACK FROST) (3) SUBANG GOTHIC METAL (1) SUBANG UNDERGROUND (1) SUBVERSE (GARUT) (1) SUFFOCATION (USA) (1) SULAWESI DEATH METAL (2) SULAWESI UNDERGROUND (1) SUMENEP DEATH METAL (1) SUMENEP UNDERGROUND (1) SURABAYA BLACK METAL (3) SURABAYA CROSSOVER THRASH (1) SURABAYA DEATH METAL (13) SURABAYA GRINDCORE (4) SURABAYA HARDCORE (1) SURABAYA MELODIC DEATH METAL (1) SURABAYA POWER METAL (5) SURABAYA THRASH METAL (1) SURABAYA UNDERGROUND (22) SURAKARTA GOTHIC METAL (1) SURAKARTA UNDERGROUND (1) SWALLOW VOMIT PRODUCTION (2) SYDNEY BLACK METAL (1) SYDNEY DEATH METAL (2) SYDNEY GROOVE METAL (1) SYDNEY HARDCORE (1) SYDNEY METALCORE (1) SYDNEY OLYMPIC FC (AUSTRALIA) (1) SYDNEY UNDERGROUND (6) SYDNEY VIKING METAL (1) SYMMETRIC ORGAN (GERMANY) (1) TANAH KUBUR (BOGOR) (2) TANGERANG DEATH METAL (4) TANGERANG UNDERGROUND (4) TARING (BANDUNG) (1) TASIKMALAYA DEATH METAL (2) TASIKMALAYA UNDERGROUND (2) TECHNIC KILL (TULUNGAGUNG) (1) TEGUH PRASETYO (7) TENGGOROKAN (KEDIRI) (3) TENGKORAK (ENGLISH) (2) TENGKORAK (INDONESIAN) (1) TENSIONS ARISE (AUSTRALIA) (1) THE BUSINESS (UK) (1) TOOWOOMBA GROOVE METAL (2) TOOWOOMBA METALCORE (2) TOOWOOMBA MODERN METAL (2) TOOWOOMBA UNDERGROUND (4) TRIBUTES (7) TULUNGAGUNG DEATH METAL (1) TULUNGAGUNG UNDERGROUND (1) TURBIDITY (ENGLISH) (6) TURBIDITY (INDONESIAN) (3) TUSK (AUSTRALIA) (1) TYRANNICAL MIRROR (MADURA) (1) UAE GRIND / CRUST / PUNK (1) UAE UNDERGROUND (1) UNDEAD (MAJALENGKA) (1) UNDERGOD (ENGLISH) (2) UNDERGOD (INDONESIAN) (2) UNITED ARAB EMIRATES BANDS (1) UNSCARRED (SURABAYA) (1) UUS DEATH (8) VALAFAR (ENGLAND) (1) VALERIAN (SURABAYA) (4) VEKTOR (USA) (1) VENDUZOR (SURABAYA) (1) VENOMOUS RECORDS (1) VERREL VALERIAN (1) VIA NOCTURNA (1) VICKY GRIND (SLAVEGOD) (2) VIDEOS (24) VIRTUE (ENGLAND) (1) VISAKHAPATNAM HEAVY METAL (1) VISAKHATAPNAM UNDERGROUND (1) VOCTHRASH (JAKARTA) (1) VOMITOLOGY (PURWOKERTO) (2) WAAR PRODUCTIONS (1) WACKEN FESTIVAL 2017 (1) WARHAMMER (ENGLISH) (1) WARHAMMER (INDONESIAN) (2) WARKVLT (BANDUNG) (1) WEST BANDUNG DEATH METAL (2) WEST HAM UNITED (1) WEST JAKARTA DEATH METAL (1) WEST JAKARTA THRASH METAL (1) WEST JAKARTA UNDERGROUND (2) WEST SUMATRA DEATH METAL (1) WEST SUMATRA UNDERGROUND (1) WESTERN SYDNEY GROOVE METAL (1) WESTERN SYDNEY UNDERGROUND (1) WHIPLASH (JOGJAKARTA) (2) WONG DIE (ASCENTION BEAUTY) (1) WOOLDOZER (ROMANIA) (1) XENOPHOBIC RECORDS (5) YADI BEHOM BLEEDING CORPSE (2) YANGON DEATH METAL (1) YANGON UNDERGROUND (1) YAYAK RAJAM (2) YOUTHFULL AGGRESSION (BANDUNG) (1) YUDHA OSIRIS / ANUBIS (3) YUDI SEREIGNOS (1) ZAMHARIKILL (KUNINGAN) (1) ZYPHOYD (AUSTRALIA) (1)

Busuk Webzine Old Logo

Busuk Webzine Old Logo