Implied - Life to Die (WAAR Productions) - From Bandung in Indonesia, Implied just formed to provide their first act of butchery in an EP form and their savagery f***ing scene of gore is called "Life to Die" which will terrorize many with its bloodthirsty brutality of pure f***ing insanity! This bomb of horrific f***ing torment comes in five steps of pure f***ing disgusting brutality including an instrumental intro before a total body f***ing destruction perpetrated by the ingenious sick knowledge of sickness giving a composition of the most f***ing enjoyable! Implied are performing a sick Brutal Death Fucking Metal with influences of many bands in the shitty genre but keeping their unique side and delivering a brilliant f***ing EP which is of an unnamed insanity! "Life to Die" is 16 f***ing minutes of pure awesomeness musically f***ing perfect with only the many intros that come break a little bit the momentum but being short and still not too much damaging the ambiance of this piece of true f***ing shit! Ryen Irfan (Vocals), Ardian Pratama (Guitars), Alle Sundality (Bass), Dendy Ramdhani (Drums - also INTERFECTORMENT / ex-PEDOPHIILIA) are the four butchers orchestrating this pure savagery f***ing scene with a gorewriting completely f***ing successful including a lot of catchy and addictive f***ing parts but also having many twisted ones coming to increase the enjoyment of this f***ing shit and reminding us of the golden era of Brutal Death! Ryen on vocals is f***ing sick with a great f***ing guttural; Ardian is giving only great f***ing riffs with no boring f***ing parts, same for Alle on bass giving a good f***ing performance;and Dendy on drums is totally f***ing crazy with a non stop blast f***ing insane and really kicking our f***ing ass! The production is f***ing killer and near perfect having as only flaw to have a snare sounding a little bit weak but still enjoyable, a great f***ing mix and this f***ing shit really sounds like a f***ing bunch of corpses being chopped in pieces! "Life to Die" contains an intense f***ing gory atmosphere increasing the musical level and making this EP one of the best in the shitty genre by its quality Brutal Death and its brilliant f***ing composition! Implied completely managed their start into insanity by delivering a mandatory f***ing piece of brutality essential to all sickos wishing to get some sick f***ing time! Near Perfect F***ing Bomb of Pure F***ing Brutality! 9.5/10. [This review was first published by Andrew Sick of Sick Reviews and is used here with his kind permission.]
Popular Categories
Showing posts with label DENDY INTERFECTORMENT. Show all posts
Showing posts with label DENDY INTERFECTORMENT. Show all posts
Wednesday, 23 November 2016
Tuesday, 29 September 2015
CLASSIC INTERVIEW / VIDEO: Our first interview with INTERFECTORMENT (BangCock Death Fest Heroes), 25/11/2014 (Bahasa Indonesian)
Current band line-up: Teguh Prasetyo (bass - also DIGGING UP), Endep (drums), Agung Prasetia (guitar - also DIGGING UP), and Rivaldy Bayu Aji (vocals).
Kieran James:1: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang?
INTERFECTORMENT: Band ini
berawal dari konspirasi Agung (Gitar) dan Panji (Vokal) pada akhir tahun 2012.
Lalu mereka mengajak Dendy (Drum) dan Teguh (Bass) untuk mengisi kekosongan
line-up. Setelah berjalan beberapa bulan ternyata Panji dengan terpaksa harus
mengundurkan diri dikarenakan faktor kesibukan akademis, sehingga kami
memutuskan menghubungi Bayu untuk sementara mengisi kekosongan vokal yang Panji
tinggalkan. Setelah mengeksekusi beberapa gigs dengan baik, akhirnya kami
memutuskan untuk memasukan Bayu sebagai member tetap kami. Dengan masuknya Bayu
kami mulai fokus untuk membuat materi lagu. Pada awal tahun 2013 kami
mengeluarkan single promo kami Cannibalism Of Dismembered Entrails, dan
ternyata single itu mendapatkan respon positif dari beberapa label, mereka
menawarkan untuk merilis album kami. Namun kami memilih untuk fokus
menyelesaikan materi lagu kami sebelum memutuskan bergabung dengan sebuah
label. Hingga akhirnya pada pertengahan tahun 2013 kami bergabung dengan
Deathfans Records, dan pada akhir tahun 2013 Deathfans Records merilis debut EP
kami Diorama Teatrikal Pembantaian. KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu?
Bankyak respon positif dan beberapa
respon negatif yang kami dapat, itu semua kami jadikan tambahan semangat agar
bisa terus berkarya dan membuat karya kami yang selanjutnya menjadi lebih baik.
KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik?
Banyak band
yang menginspirasi kami dalam bermain musik, diantaranya Putridity, Disgorge
(USA), Defeated Sanity. Walaupun sebenarnya tiap personil memiliki influence
mereka masing-masing yang mempengaruhi mereka secara individu, namun jika harus
disebutkan kira-kira merekalah yang memberikan pengaruh besar dalam gaya
bermusik kami.
KJ4: Apa rencana kedepan kalian bersama band?
Kami sedang
bersenang-senang menghadapi beberapa gigs yang ada, dan kami sedang dalam
proses membuat materi baru. KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia?
EP kami berisi 3 lagu berbahasa Inggris dan 2 lagu berbahasa Indonesia.
KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat?
Secara
garis besar lirik kami bertemakan Gore yang menceritakan tentang imajinasi yang
kami lakukan ketika harus menghabisi seseorang, hahaha. Namun ada juga lirik
yang merupakan pandangan terhadap kejadian yang ada di sekitar kami.
KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik death-metal?
Meskipun
sebagian orang menganggap musik ini merupakan jenis musik yang kurang akrab
ditelinga “mereka”, tetapi kami sangat menikmati untuk memainkannya, karena
kami merasa musik Death Metal-lah yang mewakili keinginan kami dalam bermusik.
KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal?
Sejak usia
dini, hahaha.
KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat?
Karena
jenis musik ini yang mewakili jiwa kami dalam bermusik.
KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan?
Selama
mereka tidak tau detail yang kami lakukan kami rasa mereka akan tetap mendukung
apa yang kami kerjakan sekarang, hahaha.
KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian?
Kami merasa
beruntung berada di Kota Bandung, karena komunitas Death Metal di sini solid,
berkembang dengan pesat, dan memiliki masa yang banyak. Itu hal yang terbaik
dari komunitas yang kami rasakan. Kami tidak merasakan ada hal yang buruk dari
komunitas di kota ini.
Album baru
dan mudah-mudahan tour album jika kami memiliki kesempatan.
KJ13: Di acara apa kalian merasakan, itu stage yang berkesan?
Semua stage
memiliki hal yang berkesan, kami tidak bisa memilih salah satunya karena setiap
stage itu gila dengan caranya masing-masing.
KJ14: Ada pesan untuk kawan kawan?
Stay true
for your self, support band that you like by buying their original CD and
merch, go to a gigs when they are playing and go fucking crazy, and don’t
forget Omat sanguan bisi DIE, hahaha.
KJ15: OK, terima kasih banyak
Terimakasih
juga untuk Busuk Chronicle Webzine
Note by Kieran James: INTERFECTORMENT band is closely linked to other North Bandung bands such as PEDOPHILIA (split-up). Panji (vocalist) and Dendy (drummer) have played for both of these bands in the past. There is now a link to Ujung Berung with Agung and Teguh from INTERFECTORMENT joining DIGGING UP band. You can also read our PEDOPHILIA interview on this website.
See INTERFECTORMENT full-set live @ BangCock Death Fest, September 2015:
https://www.youtube.com/watch?v=JpsyPfQHgz4&feature=youtu.be
[by Kieran James for Busuk Chronicle Webzine]
Note by Kieran James: INTERFECTORMENT band is closely linked to other North Bandung bands such as PEDOPHILIA (split-up). Panji (vocalist) and Dendy (drummer) have played for both of these bands in the past. There is now a link to Ujung Berung with Agung and Teguh from INTERFECTORMENT joining DIGGING UP band. You can also read our PEDOPHILIA interview on this website.
See INTERFECTORMENT full-set live @ BangCock Death Fest, September 2015:
https://www.youtube.com/watch?v=JpsyPfQHgz4&feature=youtu.be
[by Kieran James for Busuk Chronicle Webzine]
![]() |
| The Indonesian bands say farewell to Thailand, September 2015. |
Subscribe to:
Posts (Atom)
NEW INTERVIEW: Our first interview with FEAR INSIDE (Surabaya Death Metal), with Samier, 30 May 2025.
Our first interview with Fear Inside (Surabaya death metal), Friday, 30 May 2025 @ Inferno Studio, Surabaya Interpretation by: Samier ...

















