Showing posts with label BAHASA INDONESIAN. Show all posts
Showing posts with label BAHASA INDONESIAN. Show all posts

Monday, 31 January 2022

NEW INTERVIEW: Our first interview with BALZABUTH (Bali Black Metal), 5 January 2022.

KJ1: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang? Berawal dari kumpul ma kawan2 metal di distro ,waktu itu bulan februari 2005 pas waktu itu kebetulan band lama saya Lembah Iblis lagi fakum karena kesibukan semua personel..nah kebetulan waktu itu beberapa kawan juga ngusulin bentuk band Black Metal baru..dari situlah terbentuknya Balzabuth yg personelnya saya Rendra (vocal) Dewa(gitar) Gusnix(bass) Dwik (gitar) Dek Wien (Drum). Acara demi acara kita lewati sampai tahun 2011 dan setelah itu kita fakum sampai 2015 di karenakan semua personel sibuk dgn pekerjaannya masing2 sampai Dwik, Dewa dan dek wien tidak bisa ikut di band lagi..pertengahan 2016 saya ngajak Ariev gitaris (Khalikamaya), Agoes (Pastoral Mutilation) yoggy drumer (Thuggery) ikut gabung di band..tanpa basa basi mereka langsung masuk..dan mulai nggarap materi2 lagu Balzabuth..formasi ini bertahan sampai 2020 Agoes mengundurkan diri karena kesibukannya..tidak lama kemudian kami bertemu Omponk yg juga player band..stelah kami ajak ikut gabung dan Ompong siap mengisi kekosongan di posisi gitar bass sampai saat ini...karya yg sudah kami ciptakan selama ini beberapa demo lagu..diantaranya Satanic, Kemulian Dewi Durga,when darkness comes suddenly, misterial of balzabuth dan the majesty of satan.

KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu? Sangat senang..karena sudah lama ngeband baru ada hasilnya.. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ thx juga buat Tony Throne yg sudah mau ngerilis lagu2 kami..hellyeeaaahh.. ๐Ÿค˜๐Ÿค˜

KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik? Dark funeral,Marduk,Cradle of Filth,Dissection,Emperor,Naglfar

KJ4: Apa rencana kedepan  kalian bersama band? Kalo masih di beri kelancaran dalam segala urusan,kita kedepannya akan fokus ngumpulin materi2 lagu baru buat full Albumnya Balzabuth..

KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia? Yaappp

KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat? Lirik2 kami banyak menceritakan tentang alam kegelapan dan hal2 yg terjadi di sekitar kita..

KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik black-metal? Karena kita dapet feelnya di metal khususnya di Black Metal.. ๐Ÿค˜๐Ÿค˜

KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal? Tahun 90an 

KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat? Ya tanpa kita pungkiri sebagian besar music Metal berasal dari barat..mau ndak mau kita mengikuti gaya bermusicnya..gitu looo..✌️✌️

KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan? Selama ini baik2 aja selalu mendukung..

KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian? Hal yg terbaik komunitas saling mendukung dan  saling mengisi..hal terburuknya belum ada seh selama ini..

KJ12: Ada pesan untuk kawan kawan? Tetap semangat n Metal foreveerrrr.. ๐Ÿค˜๐Ÿค˜

Tulis ke Kieran James 

Sunday, 27 December 2020

NEW INTERVIEW: Our first interview with CONJURING (Balikpapan Slamming Brutal Death Metal), 4 December 2020.

Kieran James1: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang? 

Jalio:  kami terbentuk pada pertengahan tahun 2019 dengan nama awal INFECTED NOURISHMENT dengan formasi awal yaitu Jalio (vokal), Ryo (drum), Dinto (gitar) dan Darrell (bass) ...  kami memainkan gaya musik slamming death metal yang ter-influence oleh band mancanegara seperti VULVECTOMY & AMAZING GRAVE. 
Dikarenakan sang basis disibukkan dengan urusan keluarga, dan sang drummer yang memilih untuk meneruskan usahanya, kami berusaha untuk mencari penggantinya sampai kami menemukan Wahyu untuk mengisi posisi drum dan band ini berjalan hanya dengan 3 orang saja. dengan formasi ini pada tanggal 21 Agustus 2020 kemarin kami baru saja merilis sebuah promo cd yang berisikan 3 trek (1 intro, 2 lagu) via Sadistic Production (Garut). Dan kami juga ikut berpartisipasi di dalam album kompilasi yang dirilis oleh teman kami dari Surabaya yaitu "Kompilasi Mewabah". Saat ini kami sedang menggarap materi baru untuk debut album kami yang direncanakan akan rilis tahun 2021 nanti.

Dinto: waktu itu jalio nge dm saya bilang “nda pengen maen metal metalan kah mas? jangan maen grunge trus....”

KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu?

Jalio: banyak respon positif yang kami dapat dari para metalhead di daerah kami dan di luar daerah kami. 

Dinto: ada yg ngebacot ada yg heboh ada yg nda urus.

KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik?

Jalio: acranius, fuck your depression, korpse, extermination dismemberment, traumatomy, gorevent, waking the cadaver, disfigurement of flesh, vulvectomy, amazing grave.

Dint : NTRL.

Wahyu: the beatles.

KJ4: Apa rencana kedepan  kalian bersama band?

Jalio:  seperti yang sudah dijelaskan tadi, kami akan berencana merilis debut album kami tahun depan dan ikut serta berpartisipasi di dunia underground khususnya di genre death metal. 

KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia. 

Jalio: ya, saya menggunakan 2 bahasa itu dalam menulis lirik lagu. 

KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat?

Jalio: kematian, kelainan seksual, kekejaman dalam dunia medis, depresi/keputusasaan ... yang jelas dalam debut album nanti tiap lagu mempunyai tema yang berbeda beda

KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik death-metal?

Jalio: ada keunikan tersendiri dalam genre ini, terutama slamming, seperti tekhnik vokal, gitar, sampai drumnya yang unik dan belum pernah saya temui di jenis musik lain. 

KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal?

Jalio: awal mulai seneng dengerin sampai explore sendiri itu sejak SMP sih

Wahyu: Umur 13.

KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat?

Jalio: idealis! dan di genre ini juga kami bisa mengenal dan dikenal oleh sesama kalangan bawah tanah 

KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan?

Jalio: ya, sangat mendukung sekali hhe

Dinto: woiya donk support klo ada duitnya doank baru di support klo nda ada duit boro boro support !!! 

Wahyu: yo mesti tah.

KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian? 

Dinto: terbaik: equality, respect, cepat tanggap urusan makan...terburuk: suka mabok, suka ngebacotin band orang, suka salip menyalip urusan perempuan, klo nda gratis nda support....

Wahyu: Terbaik : mampu bertahan Terburuk : รชgosentrisme buta.

KJ12: Ada pesan untuk kawan kawan? 

Dinto: HAIL JAMET KIRUT KIRUT!!!

Wahyu: Rajin bekerja dan hormat orang tua.

E-mail: conjuringslamdeathmetal@gmail.com

Tuesday, 22 September 2020

NEW INTERVIEW: Our first interview with COSINUZ (Karawang Groove Metal), 19 August 2020 (Indonesian).


RIVA COSINUZ

Jason Hutagalung1: Which do you prefer - whiskey or beer?

Riva Jawab: ANGGUR MERAH of course!! Everyone like it.
But if you asked that, i prefer choose whiskey

JH2: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang? 

Jawab: Hai juga. Salam untuk kalian semua.
Band Cosinuz terbentuk pada sekitar pertengahan tahun 2016. Sedangkan saya sendiri sebagai vocalist baru join bersama CosinuZ pada akhir tahun 2016. Karena kala itu saya sedang merasa jenuh ingin kembali bermain musik saat baru 6 bulan band saya sebelum nya yang bernama INVERT telah memutuskan untuk bubar. Kebetulan saya di ajak oleh mantan bassist Invert (Indra Kurnia, yang saat itu masih player Cosinuz) untuk join ke band ini. Pada tahun pertengahan 2018 saya sempat mengundurkan diri dari Cosinuz karena ada suatu kendala keluarga. Namun saya sempat beberapa kali membantu Cosinuz live perform sebagai additional player karena belum menemukan vocalist pengganti. Pada akhirnya pertengahan 2019 saya kembali menjadi player tetap Cosinuz hingga saat ini.

JH3: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu?

Jawab: Saya pribadi mungkin merasa orang-orang sedikit demi sedikit mulai bisa menyambut musik kami dengan baik. Respons baik yang kami terima lebih banyak dari respons yang buruk. But it's okay, Kembali ke selera musik masing masing.

JH4: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik?

Jawab: Untuk saya sendiri sangat banyak band yang mempengaruhi saya untul bermain musik. Untuk lebih spesifik nya Avenged Sevenfold, Slipknot, Lamb Of God, Job for a cowboy, Chimaira, Whitechapel, Infant Annihilator, Suicide Silence, Analepsy, Dying fetus, Dan masih banyak lagi.

JH5: Apa rencana kedepan kalian bersama band?

Jawab: Rencana kami ingin segera merampungkan Album pertama kami, mungkin di lain waktu jika ada kesempatan kami berencana untuk tour album. Setelah itu kami akan mulai fokus memikirkan kembali album kedua kami. Mohon do'a nya dari teman teman pembaca untuk kelancaran nya.

JH6: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia?

Jawab: Hanya satu lagu yang murni berbahasa Inggris di album kami yaitu DEPRESSION SOUL. Untuk lagu yang lain lebih cenderung ke bahasa Indonesia karena terus terang saja kami merasa masih sangat butuh wawasan dan banyak belajar english spelling yang benar. Untuk menghindari RIP ENGLISH , yang saya yakin pasti akan di jadikan bahan tertawaan jika itu terjadi. Kami akan terus meng-improve kualitas bahasa kami dalam lirik lagu.

JH7: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat?

Jawab: Sebagian besar menceritakan tentang kritikan untuk oknum orang pemerintahan yang tak bertanggung jawab yang menyebabkan penderitaan pada masyarakat. Tapi lagi-lagi hanya DEPRESSION SOUL yang menjadi pembeda di album ini. Karena lagu ini merupakan tumpahan luapan emosi saya pribadi yang memuncak. Di lirik lagu ini saya menyimpan rasa yang kuat seakan-akan saya ingin melakukan itu semua pada mereka. Tapi saya hanya bisa melampiaskan nya lewat lirik, karena saya tak mau konyol di penjara karena melakukan penganiyayaan. Haha  Maka hanya ini yang bisa saya lakukan.  Saya rasa satu ini lebih ke psychopatic. Kejujuran yang ada di jiwa saya.

JH8: Mengapa kalian semua suka memainkan musik death-metal?

Jawab: Itu karena kami berusaha ingin menjadi pembeda. Maka dari itu kami mencampurkan beberapa genre pada musik kami, termasuk Death Metal itu sendiri. Karena prinsip kami apapun genre nya, yang penting bisa tetap bisa di nikmati di telinga. Apakah kami bisa di sebut dengan MIX METAL? 

JH9: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal?

Jawab: Sekitar tahun 2007. Saat itu saya menyukai Avenged Sevenfold pada album City Of Evil, karena saya fans Avenged Sevenfold saya mulai mendengarkan album-album nya yang terdahulu seperti Sounding the 7th trumpet dan Waking The Fallen. Perlahan disitu mulai ada ketertarikan pada musik keras. Dan di perkuat lagi ketika saya mendengar lagu Sepultura dan Pantera. Akhir nya saya mulai meng-eksplor band band metal yang lain nya.

JH10: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat?

Jawab: Simple, karena kami ingin berusaha menjadi band go international. Karena menurut saya musik bergaya barat bersifat universal

JH11: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan?

Jawab: Awal nya tidak, tapi saya memberi ketegasan pada Istri saya. "Jika kamu benar-benar mencintai ku, maka cintai lah apapun hobi ku. Khusus nya saat aku bermusik!"

JH12: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian?

Jawab: Mungkin urusan support. Ada yang benar benar mendukung kami, mungkin ada pula yang berusaha menjatuhkan kami dari belakang. Tapi tak apa, disini lah rintangan kami yang harus di lewati.

JH13: Ada pesan untuk kawan kawan?

Jawab: Teruslah jangan bosan untuk berkarya, kawan-kawan ku. Sem

Friday, 26 April 2019

NEW INTERVIEW: Our first interview with HYSTEROTOMY (Bandung Slamming Death Metal).

KJ1: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang? / KJ1: Hai, can you tell the story behind your band from the beginning until now?
Ferdi: Band dimulai di tahun 2017. Lineup pertama kami adalah Ferdi Dwitama (Vokal) dan Fakhri Ismail (Gitar dan Drum program). Mendekati akhir tahun 2017 kami telah merilis sebuah Demo berjudul Promo 2017 dirilis oleh Surgical Music sebuah label rekaman asal kota Bandung. Di awal ini Fakhri Ismail hanya membantu mengisi untuk Promo 2017 dan kami belum pernah melakukan penampilan langsung, hingga band ini tidak aktif sampai tahun 2018. Saya sendiri kembali mencari rekan untuk menjalankan band ini, dan di awal tahun 2019 ini Yoseptian dari (Depresi Jiwa) dan Endep Dini Kurniadin dari (Interfectorment dan Pyroclasmic) bergabung dengan Hysterotomy. Dan kami memulai semuanya kembali dari awal! Lineup baru adalah Ferdi Dwitama (Vokal), Yoseptian (Gitar) dan Endep Dini Kurniadin (Drum).
Ferdi: This band started in 2017. Our first lineup are Ferdi Dwitama (Vocal) and Fakhri Ismail (Guitar and Drum Programming). On 2017 we released a Promo song released by Surgical Music, a record label from Bandung. From the beginning Fakhri are helping us to create the Promo but we never do any live show until Hysterotomy unactive on 2018. Then im (Ferdi) start to looking for another member to keep this band on going. In the beggining of 2019, Yoseptian from band called Depresi Jiwa and Endep Dini Kurniadin from Interfectorment joining Hysterotomy. Then we starting all over again, the new lineup are Ferdi (Vocal), Yoseptian (Guitar), and Endep (Drum).

KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu? / KJ2: How people responses to your demo?
Ferdi: Rilisnya Demo Promo 2017 lalu mendapatkan respon yang begitu baik. Beberapa hari dari rilisnya Promo 2017 tersebut, CD nya langsung terjual habis.
Ferdi: After the Demo Promo 2017 released, we get a good response from people. Several days after the release, all the CD's had been sold out.

KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik? / KJ3: What band that infuleced all of you in music?
Endep: Putridity, Dying Fetus, Disgorge, Deeds Of Flesh, Devourment, Brodequin, Inveracity, Enmity, Defeated Sanity, Vulvectomy. 

Yoseptian: Abysmal Torment, Hymenotomy, Disavowed, Abominable Putridity, Pathology, Decrepith Birth, Mnemonic Wetbrain Syndrome, Visceral Disgorge.

Ferdi: Cephalotripsy, Kraanium, Cerebral Incubation, Human Rejection, Amagortis, Retch, Gorgasm, Cerebral Effusion, Pyaemia, Internal Bleeding

KJ4: Apa rencana kedepan kalian bersama band? / KJ4: What your future plan with the band?
Endep: Untuk langkah terdekat ini kami akan mengeluarkan Mini Album (EP), tentunya dengan materi yang berbeda dari materi Promo 2017 lalu. Setelah rilis Mini Album (EP) tersebut kami akan mencoba melakukan tour di beberapa kota, mungkin ke luar negeri juga, kita lihat saja nanti.
Endep: For short term, we will release an Mini Album (EP), and ofcourse this will be different from the previous 2017 Promo. After the Mini Album (EP) release, we will try to doing a tour in several city, and maybe out from our country too, let see that latter.

KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia? / KJ5: Are the song that you make using English and Bahasa?
Ferdi: Semuanya menggunakan Bahasa Inggris.
Ferdi: All of the song using English.

KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat? / KJ6: What is the lyric about?
Ferdi: Sebuah cerita pendek tentang sesuatu yang mengerikan, berdarah-darah, penyiksaan dan penyimpangan.
Ferdi: A short story about something terriying, bloody, torture, and deviation.

KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik death-metal? / KJ7: Why all of you like to play a Death Metal Music?
Endep: Berawal dari pengaruh tren diwaktu SMP, lambat laun berubah menjadi passion dan merasa cocok dengan karakter pribadi, sangat suka dengan musik energic dan tentunya beridealis. Tanpa batasan menyeruakan apa yang kita ingin suarakan yang dikemas dalam sebuah karya. Tentunya tak lepas dari scene Brutal Death Metal di indonesia yang beragam akan jenis musikalitas dan pergerakan, serta jadi influence besar bagi masing-masing pribadi.
Endep: Starting from a trend in high school, slowly becoming a passion, and its feels fit to my personal character, and i like energic music and ofcourse the idealism. Without boundaries, we said something we want on a music. And ofcourse because Brutal Death Metal scene in Indonesia who have lot of mussical style and movement, that makes a big influence for each person.
Ferdi: Berawal dari seringnya kakak mengajak untuk ikut pada saat band nya dulu manggung ataupun sengaja menonton event langsung dengannya. Iya, kakak saya lebih dulu terlibat dalam musik Death Metal ini dan saya semakin lama semakin terbiasa, sangat menikmati, musik ini semakin merasa cocok dengan karakter pribadi. Benar seperti yang dikatakan Endep, disini tidak ada batasan apapun untuk menyeruakan apa yang di inginkan dan di kemas dalam sebuah karya. Merasa berkarya adalah sebuah kebebasan, di scena Brutal Death Metal ini saya bebas membuat lirik yang saya inginkan.
Ferdi: Starting from when my brother who take me when his band playing live show or watching some live event with him. Yes, my brother involved first with this Death Metal Music and im become more get used to it, really enjoying it, and this music feels more fit to my personality. Like Endep said that in here, we don't have a boundaries to say what we want and we make it as a music. To create music is a freedom, in this Brutal Death Metal scene, I'm free to make a lyric I want. 
Yoseptian: Awalnya saya mendengarkan musik Rock n Roll, dan diwaktu SMP saya sempat mendengarkan musik Black Metal untuk pertama kalinya juga saat berkunjung ke tempat tinggal seorang teman. Saat tren mulai berubah dan mulai mengenal musik Death Metal. Pertama mendengerkan musik Death Metal khususnya Brutal Death Metal saya mendengarkan lagu dari band Disavowed, sangat menikmati musiknya dan merasa cocok dengan musik seperti ini. Saat itu lah saya mulai berpindah mendengarkan Brutal Death Metal, telinga mulai terbiasa dan mulai mempelajari musik seperti ini.
Yoseptian: In the beginning im listening to Rock n Roll, and on highschool i listen to Black Metal for the first time when im com to visit my friend's house. When the trend changes, I start to know Death Metal Music. At first im listening to Death Metal, specially Brutal Death Metal, im listening to Disavowed, im really enjoy their music and feels fitted on that kind of music. Thats when im start to changes to listen to Brutal Death Metal, my ears start to get used too and start to learn this kind of music.

KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal?/ KJ8: When is the first time all of you becoming a metal fans?
All members: Semasa bersekolah SMP.
All members: When we are on highschool.

KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat? / KJ9: What do you say to people who asking you why you play Western Music?
Endep: Musik sifatnya global, dan batasan didalam musik hanya dibedakan akan adanya selera. That its!
Endep: Music are global, and the differeantiation on music only based on musical taste. Thats it!

KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan? / KJ10: Are your wife or lover supporting what you do?
Yoseptian: Iya, dia mendukungnya.
Yoseptian: Yes, she support it.
Endep: Untuk di awal dia kaget, kebetulan istri diluar scene musik seperti ini, belum tau tentang musik ini. Dan setelah lama bersama dan dia tau detail semuanya, akhirnya istri ikut mendukung juga.
Endep: For the baginning she is shocked, my wife are not from the scene and doesnt know yet about this music. And after a long time we are together, she know all the detail, and in the end my wife support me too.
Ferdi: Tidak ada komentar tentang ini. Hahaha
Ferdi: No comment about this. hahahha 

Teguh: Since he is stay and sleeping in my house often, like 6 days in a week, me and my friends start to troll him around about when he will get a call from a girl who is not his mother or sister and bring her to my house so all of us can get to know her. And he is never able to prove that; he is just lonely mother fucker, or maybe a gay.
KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian? / KJ11: What is the best and the worst things about your hometown scene?
Endep: Hal-hal terbaik di scene kota Bandung ini jelas sebuah keberagaman dalam lintas genre yang bisa bergabung dalam satu tongkrongan istilahnya. Jadi banyak band-band yang menjadi influence bagi kita dalam hal musikalitas ataupun pergerakannya. Untuk hal-hal buruknya mungkin terasa dari sudut pandang kurangnya ketersediaan tempat konser yang representatif, perijinan yang bisa dikatakan sedikit sulit untuk membuat sebuah acara, tapi semangat geriliya yang ada di scene ini lah yang tetap menutup kekurangan tersebut dan tetap memberi semangat untuk selalu berkarya di jalur ini.
Endep: The best things about Bandung scene are we have lot of diversity cross the genre who can hangout together. Lot of band influced us on musical side or from their movement. For the worst things maybe there is lack of representative place for concer, permit that quite hard to get, but guerella spirit on this scene that cover all the deficiency and give encouragement to alwas play on this kind of way.

KJ12: Ada pesan untuk kawan kawan? / KJ12: Any message for friends?
Ferdi: Make Indonesia brutal great again!
Ferdi: Make Indonesia brutal great again!
Endep: Selalu berkarya, stay on the root and long life IDDM!
Endep: Keep on doing, stay on the root, and long life IDDM!
Yoseptian: Lanjutkan!
Yoseptian: Carried on!

Add note: 
Teguh Prasetyo: What makes both of you agree to join Hysterotomy?
Endep: Of course because I still want to express my musical feeling. So i want to have a Slam band where I can have 'full' freedom to contribute, to make a concept both in management and musicality. Making a drum pattern like what i want and I can, and I think this band is suitable given all I mentioned before. And another reason is because we hang out together, make it easier to communicate about band stuff and other, this is fun, a good deal. 

Yoseptian: I was happy when I was asked to join Hysterotomy, because it's a Slam band and I enjoy it very much. So it's easy for me to decide to join.

Monday, 1 April 2019

NEW INTERVIEW: Our first interview with REVILED (Denpasar, Bali, Indonesia Death Metal), 25/2/2019.

Kieran James1: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang?
KJ1: Reviled terbentuk pada akhir bulan November 2009 di Utara kota Denpasar. Band ini di Motori oleh Indra pada Drum, Choky pada Guitar, Yudhi pada Vocal, dan Wahyu pada Bass Awal cerita band ini terbentuk ketika salah satu dari personil mereka yaitu Indra memiliki keinginan tinggi untuk membentuk sebuah band yang lebih serius. Kemudian mengajak choky untuk mengisi posisi guitar dan Wahyu pada bass. Lalu kita sepakat untuk memilih genre "Death Metal" dengan style musik "Slam" pada waktu itu, untuk mengisi kekosongan pada lini vocal, Indra merekrut Yudhi untuk mengisi part pada vocal, Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, dan telah menghasilkan beberapa buah karya seperti Promo EP, Mengikuti Kompilasi, dan mengeluarkan beberapa Single, kemudian band ini terhitung pada awal tahun 2014 sepakat untuk merubah konsep musik yang awalnya "Slam" menjadi "Brutal Death Metal". Pada akhir 2015 band ini akhirnya resmi memuntahkan sebuah karya berupa Debut Album bertajuk "Hateful And Bloodshed" di bawah naungan Record label berbendera Death Metal "Brutal Mind Record" Jakarta Arti nama Reviled secara harafiah berarti "di cerca" atau "di cacimaki". Adapun makna dari Nama Band Reviled tersebut kami gunakan sebagai bentuk rasa benci dan dendam kami terhadap orang - orang yang hanya bisa mencaci maki, merendahkan dan saling menjatuhkan seseorang satu sama lain. 

ALBUM “HATEFUL AND BLOODSHED” Berisikan 9 track lagu diantaranya: 1. Prelude Of Torture 2. Balas Dendam 3. Amarah Belati 4. City Of Murder 5. My Hatred 6. Insting Membunuh 7. Fenomena Pembantaian 8. Ruination Of Human Existence 9. Threshold (Slayer Cover) Tema keselurahan dari album Hateful And Bloodshed lebih bercerita tentang realita kehidupan yang penuh dengan tindak kriminalitas, rasa kebencian dan dendam seseorang hingga berakhir dengan pembunuhan dan pertumpahan darah. 2018 kami sudah memuntahkan single terbaru kami yang berjudul, TERLAHIR BUAS. Bisa kalian chek di chanel youtobe kami, Single terakhir menjelang keluarnya player kami yang lama. Menjelang tahun 2019, Kabar yang tidak enak kami dengar dari salah 1 personil kami ya itu yudhi (vocal) memutuskan untuk mundur dari reviled di karnakan, lontarnya:  (sibuk di karirnya, mau merrid) haha!! Di susul lagi dengan 2 personil sekaligus, indra (drum) wahyu (bass). Waktu terus berjalan dan kami sudah menemukan kandidat beru untuk menggantikan posisi yang kosong. Tri Jiwa (vocal) Ditok (bass) Tio krisna putra (drum) dan ada tambahan player baru di (rythem) wahyu pramsta dan choky masih bertahan di (guitar). Konsep yang kami ambil di tahun ini adalah TERLAHIR BUAS. 

Kami lahir kembali dengan konsep yang berbeda dari sebelumnya, dengan font yang baru dan juga kandidat baru kami. 

KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu?
KJ2: Respont yang kami dapat sangat positif, banyak support juga dari kawan2, terutama komunitas underground. 
KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik?
KJ3: Refrensi kami di dunia bermusik itu banyak, band metal apapun itu selalu menjadi refrensi kami, lokal maupun international. yang paling menonjol dan yg paling banyak refrensi buat band kami; katalepsy, viscral disgorge, abominable putridity, jasad, turbidity, hellbeyond, extermination dismemberment. 
KJ4: Apa rencana kedepan  kalian bersama band?
KJ4: Rencana kami kedepannya, 2019 ini fokus ke materi dulu biar bisa tahun ini kami gencar promo untuk demo kami tahun ini dengan mengenalkan player yang baru.
KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia. 
KJ5: Iya. Kami menggunakan 2 bahasa, inggris dan indonesia. Alasannya biar lebih meluas ke internasional maupun lokal dengan menggunakan 2 bahas inggris dan lokal. 
KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat?
KJ6: Untuk lirik, cendrungnya ke sosioal, menceritakan bagaimana kehidupan manusia yang serakah, saling membunuh, manusia yang terlalu pintar hingga menganggap dirinya lebih dari tuhan, jadi kami tuangkan di sebuah lirik kami. 
KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik death-metal?
KJ7: klo ibaratnya, tanpa musik bagaikan laut tanpa garam hahaha, musik bagi kami nyawa yang tak ternilai harganya karna ide-ide kami untuk bermusik tidak terbatas, semenjak mengenal musik bawah tahan dari tahun ke tahun, dunia musik terus berkembang mengikuti jamannya, begitu juga dengan musik death metal, Semakin lama dindengar semakin memacu adrenalin untuk ber experiment lagi di jalur death metal, dan sampai detik ini kami masih memainkan musik death metal.
KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal?
KJ8: Udah lupa!! Haha, mungkin udah terlalu banyak kami ngefans band-band metal international maupun lokal sendiri 
KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat?
KJ9: Simple aja, kami memang suka musik ke barat-baratan, yang pasti musiknya masih di jalur underground.
KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan?
KJ10: 100% sangat mendukung, karna musik adalah bagian dari hidup kami dan juga Hoby kami, hahaha...
KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian?
KJ11: Pesannya cuma 1, jaga tali persaudaraan komunitas metalhead, tetap saling support 1 sama lain. 
KJ12: Ada pesan untuk kawan kawan?
KJ12: Pesan-pesannya, tetap berkarya, tunjukan kalau kalian bisa, jangan pernah lelah untuk berkarya, kelak karya kalian akan di kenang, support penuh band lokal.
Contact:
Contact Person: Choky reviled (082236020977)

Friday, 15 February 2019

NEW INTERVIEW: Our first interview with INTERFECTUS (Tangerang Death Metal), 22/12/2018.

Kieran James1: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang? * Berawal pada waktu itu Saya Fadly Culrose (Voc) berinisiatif membentuk sebuah band death metal dengan style brutal dan mulai bertanya sana-sini kepada teman-teman dekat untuk mencari personil guna mengisi posisi pada band ini, kemudian Saya mengajak Putra Rusax untuk bergabung mengisi posisi drum, lalu kemudian kami berdua dikenalkan oleh teman lama kepada Rachmat Hidayat untuk mengisi posisi guitar. Dengan line up awal bertiga yakni Fadly Culrose (Voc), Rachmat Hidayat (Guitar), Putra Rusax (Drum) kami belum menemukan nama pada band ini, namun kami bertiga mulai aktif briefing dan kemudian mulai mencari nama untuk band ini dan mulai membahas konsep / thema lirik untuk band ini. Kemudian Saya Fadly Culrose (Voc) mencari dan mengusulkan beberapa kata untuk nama band ini, hingga akhirnya nama INTERFECTUS di setujui dan di sepakati oleh Rachmat Hidayat (Guitar) dan Putra Rusax (drum) untuk dijadikan nama pada band ini dan kami sepakat untuk membubuhi thema lirik pembahasan seputar; virus, wabah penyakit, bakteri mematikan, infeksi tubuh, gore, dll tentunya yang tidak lepas dari tragedi nyata pada kehidupan yang ada di sekitar kita. Dan dengan dibantu oleh sahabat kami yakni Rama INJURY DEEPEN (Guitar) membuatkan original logo band untuk INTERFECTUS, maka kami pun sepakat pada pertengahan tahun 2016 INTERFECTUS resmi di bentuk, lalu kami mulai menyusun materi untuk demo track, dimana line up pada saat itu adalah: Fadly Culrose (Voc); Rachmat Hidayat (Guitar); Putra Rusax (Drum). Namun di tengah perjalanan, kami dihadapkan kendala dimana Rachmat Hidayat (Guitar) sibuk dengan pekerjaanya dan memutuskan untuk mengundurkan diri dari INTERFECTUS. Lalu Fadly Culrose (Voc) dan Putra Rusax (Drum) mulai mencari kosongnya posisi Guitar dan Bass, tidak lama kemudian didapatlah Abid untuk mengisi posisi Guitar dan Cece Yaya Sudarya untuk mengisi posisi Bass. Kami berempat mulai menyusun 3 (tiga) materi lagu untuk dijadikan demo tracks, dan kemudian mulai memasuki studio rekaman untuk demo track pada bulan November-Desember 2016. Kemudian kami sepakat untuk merilis secara independent atas demo track berisi 3 (tiga) lagu tersebut pada Januari 2017 sebagai perkenalan kepada penikmat musik brutal death metal di tanah air maupun mancanegara dan dengan tujuan utama untuk menggaet label rekaman agar kami bisa melanjutkan karya kami. Dalam proses kreatif demo Ribonucleic Acid, artwork cover kami memilih Wahyu Odhetz ODHETZ ART untuk menggarapnya dan pada ketiga font tittle lagu dibuatkan oleh Ahmad Fauzi BHEKING ART dia membuat goresan font tittle pada demo Ribonucleic Acid yg berisi; Ribonucleic Acid, Spewed Into Flesh, Gnawing Infection Ripping.• Discography: RIBONUCLEIC ACID; Format: Demo Slipcase CD Limited 50 Copies; Release: Januari, 2017 by Independent INTERFECTUS; Tracklist: #1 Ribonucleic Acid; #2 Spewed Into Flesh; #3 Gnawing Infection Ripping; • Line Up Demo: Fadly Culrose (Voc); Abid (Guitar); Cece Yaya Sudarya (Bass); - Putra Rusax (Drum). Melalui materi demo track Ribonucleic Acid, INTERFECTUS mendapatkan tanggapan positif dari penikmat musik dan beberapa label rekaman skena brutal death metal tanah air maupun mancanegara terbukti dari banyaknya antusias terhadap demo kami dimana demo tersebut bersifat free-away (gratis) kepada siapa saja yg berminat mendengarkanya dan hanya berselang 3 (tiga) bulan sejak rilis demo CD tersebut habis. Kemudian kami mulai menerima beberapa email dan pesan kerjasama penggarapan full album dari beberapa label-label lokal maupun mancanegara yang skalanya cukup besar di kalangan skena musik brutal death metal. Hingga akhirnya pada Maret 2017 kami berempat sepakat untuk menanda tangani surat kontrak kerjasama full album yg ditawarkan oleh PATHOLOGICALLY EXPLICIT RECORDINGS salah satu label rekaman asal Spanyol. Setelah surat kontrak kerjasama pembuatan album kami sepakati dan kami tanda tangani, flyer berita announcement signing contract pun di terbitkan secara resmi oleh label rekaman kami yakni PATHOLOGICALLY EXPLICIT RECORDINGS (Spanyol), namun setelah itu kami kembali dihadapkan atas keputusan Cece Yaya Sudarya (Bass) yang memutuskan untuk keluar dari INTERFECTUS dengan alasan pekerjaan. Tawaran manggung mulai berdatangan dan INTERFECTUS pun menginjakan kaki di beberapa panggung acara metal lokal maupun luar kota salah satunya Path Of Raising #3 dan Groupies Death Fest #3 dengan bantuan Hideto Shacay sebagai additional bass live pada saat itu. Seiring perjalanan pembuatan materi full album, pada akhir 2017 Abid (Guitar) memutuskan untuk mengundurkan diri dari INTERFECTUS, disusul oleh keluarnya Hideto Shacay (Add-Bass), kemudian posisi Guitar di gantikan oleh Diyan Agustiar dan posisi Bass yang baru diisi oleh Asep. Kami berempat Fadly Culrose (Voc), Diyan Agustiar (Guitar), Asep (Bass), Putra Rusax (Drum) mulai intens dan serius membahas konsep full album, latihan dan mulai menyusun materi full album sejak awal tahun 2017 hingga pertengahan tahun 2018, lalu kemudia pada Oktober-November 2018 INTERFECTUS memasuki studio rekaman untuk merekam materi lagu debut full album, dan pada awal Desember 2018 telah selesai proses mix & mastering. Untuk artwork cover debut full album INTERFECTUS telah selesai digarap oleh master artwork terkenal yang juga menggarap cover album SUFFOCATION (NYC) - Blood Oath, DISGORGE (US) - She Lay Gutted, Parallels Of Infinite Torture dan beberapa cover artwork band metal besar lokal dan mancanegara lainya, yaitu JON ZIG (Texas) dimana itu berdasarkan tawaran dari label rekaman kami PATHOLOGICALLY EXPLICIT RECORDINGS (Spanyol) agar artwork digarap oleh JON ZIG (Texas) dan kami INTERFECTUS menyetujui akan hal itu, dan tittle font album (font judul album) "Suffering Mutations" digarap oleh Heri MYTHOLOGY ART (Indonesia). Pada debut full album INTERFECTUS nanti akan berisi total 10 track dengan durasi lebih dari 30 (tiga puluh) menit. Maka formasi debut full album INTERFECTUS yakni,• INTERFECTUS Current Line Up: Fadly Culrose (Voc); Diyan Agustiar (Guitar); Asep (Bass); Putra Rusax (Drum).Discography: Debut Full Album CD/ Tittle: TBA/ Release: TBA on 2019/ Records Label: Pathologically Explicit Recordings (Spanyol).
KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu? * Melalui materi demo track Ribonucleic Acid, INTERFECTUS mendapatkan tanggapan positif dari penikmat musik dan beberapa label rekaman skena brutal death metal tanah air maupun mancanegara terbukti dari banyaknya antusias terhadap demo kami dimana demo tersebut bersifat free-away (gratis) kepada siapa saja yg berminat mendengarkanya dan hanya berselang 3 (tiga) bulan sejak rilis demo CD tersebut habis. Kemudian kami mulai menerima beberapa email dan pesan kerjasama penggarapan full album dari beberapa label-label lokal maupun mancanegara yang skalanya cukup besar di kalangan skena musik brutal death metal. Hingga akhirnya pada Maret 2017 kami berempat sepakat untuk menanda tangani surat kontrak kerjasama full album yg ditawarkan oleh PATHOLOGICALLY EXPLICIT RECORDINGS salah satu label rekaman asal Spanyol. KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik? * Selain pengaruh dari berbagai macam band-band idola kami yang tentunya banyak memberikan nafas serta inspirasi notasi kepada INTERFECTUS diantaranya PYAEMIA, INVERACITY, GORGASM, CANNIBAL CORPSE, INFERNAL TORMENT, dll, disamping itu faktor kekelurgaan dalam INTERFECTUS lah merupakan mata pisau yang paling penting dalam kekuatan semangat kami dalam bermusik.
KJ4: Apa rencana kedepan kalian bersama band? * Dalam waktu dekat ini di tahun 2019, INTERFECTUS akan melahirkan debut full album dengan tittle "Suffering Mutations" yang mana akan di rilis dalam format CD jewel terbatas oleh label rekaman kami di Spanyol yakni PATHOLOGICALLY EXPLICIT RECORDINGS. Mungkin setelah itu INTERFECTUS akan melakukan beberapa promo entah mini tour atau apa saja yang jelas untuk menyuguhkan secara live debut album kami berjudul "Suffering Mutations" tersebut. KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia. * Kami merasa bahwa musik underground sudah memiliki skala mancanegara sehingga sejak awal terbentuk INTERFECTUS hanya menggunakan bahasa Inggris dengan tujuan agar teman-teman dalam maupun luar negeri dapat memahami dengan mudah maksud dan cerita dalam setiap lagu yang kami ciptakan. KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat? * Kami sepakat untuk membubuhi thema lirik pembahasan seputar; virus, wabah penyakit, bakteri mematikan, infeksi tubuh, gore, dll tentunya yang tidak lepas dari tragedi nyata pada kehidupan yang ada di sekitar kita. KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik death-metal? * Death Metal merupakan musik yang sangat dominan dalam kehidupan kami sehari-hari, disamping itu Death Metal memberikan rasa semangat dan nafas yang kuat sehingga latar belakang ini yang menjadi salah satu pengaruh besar alasan kami memainkan musik Death Metal dengan style tempo yang berdinamika dan dominan fast-tempo. KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal? * Diantara kami rata-rata sejak masih remaja beli kaset band-band metal lokal, punya radio dan tape untuk mendengarkan musik dan momentum itu kami mendengarkan musik-musik cadas salah satu nya musik genre metal. KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat? * Secara tidak langsung, kita akan terbawa kultur asal musik itu sendiri, terlepas dari itu musik universal seseorang akan memainkanya ketika dia menyukainya dan memainkan musik itu tidak hanya sebatas genre metal saja banyak genre lain yang di mainkan tetapi di INTERFECTUS ini memang genre specifik metal dan kita merasa enjoy dengan memainkan musik metal ya kita bilang ke meraka "You Don't Understand With Our Genre Don't Listen Because Metal For Enjoy People". KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan? * Pertanyaan ini merupakan hal yang sangat vital dan sering menjadi kendala setiap musisi yang memainkan musik underground. Namun kami bersyukur memiliki keluarga yang selalu mendukung usaha dan karya kami dalam bersmusik hingga saat ini khususnya di jalur Death Metal, meskipun pada awalnya kami sedikit mengalami berbagai penolakan dari lingkup keluarga. KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian? * Beberapa hal terbaik diantaranya masih aktif beberapa event/gigs metal dikota kami, kerjasama dan toleran yang kuat antar person dalam komunitas, dan sebagainya. Disamping itu tentu masih ada beberapa hal terburuk dikomunitas terutama komunitas musik metal dikota kami yaitu kadang untuk mengajukan perijinan dalam menyelenggarakan event/gigs masih ditemukan kendala teknis dalam perizinan untuk membuat event/gigs itu sendiri dan juga masih adanya budaya kesenjangan dalam kreatifitas, selalu mementingkan individual itu band lama tidak mau membaur dan merangkul dengan band baru dan band lama saling sikut tidak merangkul band baru. KJ12: Ada pesan untuk kawan kawan? * Selalu hargai dan dukung setiap usaha dan karya dari semua teman-teman musisi khususnya skena underground apapun jenisnya. Dan sebisa mungkin jika ada rezeki lebih belilah karya fisik baik official merchandise maupun rekaman fisik dari band-band yang kalian sukai. * INTERFECTUS Contact: -Email: interfectusofficial@gmail.com/ -Facebook page: INTERFECTUS Official/ - Instagram: INTERFECTUS Official.
Fadly Culrose - Vocal; Diyan - Guitar; Asep - Bass; and Putra - Drums.

NEW INTERVIEW: Our first interview with Aditya Prakoso of GEROGOT (Surabaya Brutal Death Metal), 30 May 2025.

        Our first interview with Gerogot (Surabaya brutal death metal) Friday, 30 May 2025 @ Inferno Studio, Surabaya K ieran James (Bus...