Showing posts with label BLEEDING CORPSE (INDONESIAN). Show all posts
Showing posts with label BLEEDING CORPSE (INDONESIAN). Show all posts

Friday, 9 February 2018

NEWS: Selamat / Happy Wedding Uus Death (Bleeding Corpse) and Gina, Bandung, 21/1/2018.

NEWS: Congratulation / Happy Wedding Uus Death (Bleeding Corpse / Death Womb Existence guitarist) and Gina, Bandung, 21 January 2018. 
Sakinah, Mawaddah, Warahmah.
Left to right: Kieran James, with Uus Death, Teguh Prasetyo, Ari Bejo, and Yadi Behom @ SERAK store, Jalan Cihampelas, Bandung, July 2016.
BLEEDING CORPSE Resurrection of Murder line-up. Left to right: Adrian Luk Luk (bass), Ari Bejo (drums), Uus Death (guitar), and Bob Rockiller (vocals) @ Cibinong, 8 October 2011.
Left to right: Glennder Bloodgusher, Uus Death, and Kieran James @ East Bandung, 9 October 2011.

Tuesday, 8 March 2016

CLASSIC INTERVIEW: Interview kita dengan LukLuk (bass) dan Daniel (guitar dua) dari BLEEDING CORPSE

BLEEDING CORPSE in Cibinong (2011): Luk Luk Adrian (bass), Ari Bejo (drums), Uus Death (guitar1), Bob Rockiller (vocals), 8 October 2011.
Interview kita dengan LukLuk (bass) dan Daniel (guitar dua) dari BLEEDING CORPSE (brutal death-metal, Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat, Indonesia)
Oleh Dr Kieran James (BUSUK WEBZINE) dan John Yoedi (BUSUK WEBZINE)
Interview Pribadi: Toko Kaos SERAK, Jl PHH Mustopa (SUCI), Bandung, 3 April 2012
Komentar Tambahan: Popo (DEMONS DAMN & BUSUK WEBZINE)
Uus Death (BLEEDING CORPSE) bergabung ditengah-tengah interview.

BLEEDING CORPSE line-up terbaru: Bob Rockiller (vocals), LukLuk Adrian (bass), Uus Death (guitar satu), Daniel (guitar dua), dan Ari Bejo (drums)

Luk (BLEEDING CORPSE): Pertama-tama saya perkenalkan Daniel gitaris baru kami. Sebelum bergabung dengan BLEEDING CORPSE dia bersama band yang bernama TURBIDITY. TURBIDITY telah mengeluarkan album kedua mereka EP. Sekarang BLEEDING CORPSE telah mempunyai tujuh lagu untuk album terbaru kami. Daniel bergabung dengan BLEEDING CORPSE untuk kedepannya...

Kieran (BUSUK) with BLEEDING CORPSE, 8/10/11
Popo (DEMONS DAMN & BUSUK WEBZINE): Daniel membantu untuk membuat sound lebih padat.

Kieran James (BUSUK WEBZINE): Siapa yang mempunyai ide untuk mengajak Daniel bergabung?

Luk: Ide Ari. Kami mencari gitaris baru. Daniel sangat memenuhi kriteria, nyaman, dan saya rasa dia pria yang nakal...

Daniel (BLEEDING CORPSE & TURBIDITY): Menurutmu?

KJ: Apakah kamu melakukan audisi?

Luk: Tidak. Banyak gitaris di Bandung tapi Daniel sedikit berbeda.

John Yoedi (BUSUK WEBZINE): Berbeda?

Daniel: Berwajah Baik!

Popo: Mereka rasa Daniel mempunyai skill yang baik dalam bermain gitar.

KJ: Apakah gitaris asli Uus Death masih bersama band?

Luk: Ya tentu saja. Sekarang ada lima orang personil di BLEEDING CORPSE.

KJ: Bagaimana tentang masukan saya tentang gitar solo dalam music BLEEDING CORPSE

BLEEDING CORPSE live @ Cibinong, 8/10/11
Luk: Daniel masih mencari melodi untuk lagu-lagunya. Dia berusaha menemukan melodinya.

Luk [Popo interprets]: Kita berencana untuk memasukan melodi kedalam lagu-lagu kita.

KJ: Apakah sound dan style nya berubah?

Luk: Saya rasa sekarang Daniel bergabung denga BLEEDING CORPSE lagu-lagunya akan lebih kuat.

John: Rumit...

Luk: Ya, lebih rumit.

KJ: Apakah Daniel membantu menulis lagu?

Luk: Belum. Saya menciptakan music hanya dengan Uus. Uus, Daniel dan saya teman dekat.

KJ: Apakah menurutmu Uus dan Daniel bisa bekerja sama?

Luk: Ya.

KJ: Apakah kamu berharap Daniel dapat membawa lebih banyak gadis ke pertunjukan?

Luk: Tentu saja!

[Semua tertawa.]

Popo: Seperti yang kamu tau, Daniel adalah Playboy juga di scene metal Bandung...

KJ: Bagaimana perasaan mu bergabung dengan BLEEDING CORPSE?

Bob Rockiller, gentle giant, 8/10/11
Daniel [Popo interprets]: Saya menikmatinya dan hal ini akan memberikan pengalaman baru.

[KJ note: Daniel tergabung dalam projek bersama Uus bernama DISMURDER.]

KJ: Daniel, saya pernah melihatmu bermain bersama TURBIDITY dan kamu memerlukan tempat yang luas di panggung. Bagaimana ketika kamu bermain bersama BLEEDING CORPSE?

Daniel: Sama.

Popo: Luk Luk harus berbagi tempat dengan Bobby. Luk akan berbagi tempat dengan Bobby di panggung...

KJ: Kapan kalian akan merekam album kedua kalian?

Luk: Kami rasa tahun ini [2012], Desember. Kami telah merencanakan delapan atau Sembilan lagu. Kami belum menemukan  perusahaan rekaman.

Popo: Mereka mempunyai delapan atau Sembilan lagu yang telah siap tapi masih belum sempurna.

KJ: Apakah akan ada vocal guest seperti Man JASAD dan Amenk DISINFECTED seperti dalam vocal guest di album pertama kalian Resurrection of Murder?

Luk: Masih belum ada rencana guest vocal. Kami masih membuat lagunya.

KJ: Apakah kalian mempunyai jadwal pertunjukan besar kedepan?

Luk: Pada 22 April kami memiliki jadwal pertunjukan BANDUNG DOOMS DAY #4 bersama FORGOTTEN.

KJ: Apakah Daniel sudah bermain bersama BLEEDING CORPSE?

Daniel, John, Luk, Kieran, SERAK, 3/4/12
Luk: Pertunjukan pertamanya di Cibinong, Jakarta, dan Surabaya. Dia sudah bermain sebanyak lima atau enam pertunjukan semenjak maret.

KJ: Bagaimana reaksi para fans?

Luk: Mungkin para perempuan melihat Daniel dan berkata “wow”.

John: Daniel, apa pendapat dari orang-orang tentang bergabungnya kamu bersama BLEEDING CORPSE?

Popo: Teman-teman dekat memberikan dukungan penuh pada Daniel. Beberapa orang terkejut.

KJ: Saya terkejut ketika mendengarnya. Seperti mendengar Dave Murray dari IRON MAIDEN bergabung dengan JUDAS PRIEST atau Jack Owen dari CANNIBAL CORPSE bergabung dengan DEICIDE – dimana hal itu bisa saja terjadi. Apakah kamu terkejut, John?

John: Saya juga terkejut.

KJ: Kamu masih bermain untuk TURBIDITY?

Daniel: Ya.

KJ: Orang ini, Abaz dan Daniel, bermain di banyak band.

Popo: Mereka banyak dikenal dan mempunyai skill yang bagus jadi orang-orang ingin mengajak mereka [sebagai personil baru]. Alasannya selalu karena skill.

Daniel: Skill dan bad boy...

Daniel & Bobby, EXTEND STUDIO, 4/4/12
Popo: Skill dan dekat dengan personil lainnya.

John: Daniel, apakah kamu akan lelah bermain dalam acara besar dengan dua band pada hari yang sama?

Daniel [Popo interprets]: Saya akan mengatur waktunya. Mungkin saya akan main pertama [dengan TURBIDITY] lalu menunggu. Setelah tiga band saya akan bermain dengan BLEEDING CORPSE.

KJ: Band mana yang lebih terkenal, TURBIDITY atau BLEEDING CORPSE?

Popo: Orang lebih mengenal Daniel di TURBIDITY dibanding dengan Daniel di BLEEDING CORPSE.

KJ: Jadi TURBIDITY akan bermain pada satu acara yang sama sebelum BLEEDING CORPSE?

Popo: Ya.

John: Kita sekarang lihat di internet banyaknya download gratis. Apakah hal ini positif atau negative untuk kamu?

Daniel [Popo interprets]: Ada sisi baik dan sisi buruk nya. Sisi baiknya mungkin orang-orang akan mengetahui tentang band dan tentang musik.

KJ: Apakah ada timbal balik yang kalian rasakan setelah interview yang kita lakukan bersama BUSUK WEBZINE pada Oktober tahun lalu?

Daniel [Popo interprets]: Orang-orang memberikan respon yang baik. Orang berpikir kita adalah band bagus karena telah di interview oleh BUSUK WEBZINE.

Luk Luk & Kieran, SERAK shop, 3/4/12
Popo: Apa pendapatmu tentang BUSUK WEBZINE banyak interview band terkenal?

Daniel [Popo interprets]: Hal yang baik karena akan mempromosikan band-band yang baru dan orang akan tau tentang band-band pendatang baru.

KJ: Kami banyak interview band besar dan kecil, dari luar dan lokal, dari banyak kota dengan dua bahasa.

[KJ note: BUSUK WEBZINE sekarang ada dalam tiga bahasa karena Said bin Zabid dari UNDERGOD menjawab pertanyaan dalam bahasa Sunda.]

Daniel [Popo interprets]: Sangat membantu jadi orang yang tidak bisa berbicara bahasa Inggris atau bahasa Indonesia masih bisa membaca website dan mencari tau tentang band. BUSUK menggunakan dua bahasa jadi aplikasi terjemahan tidak diperlukan.

[KJ note: Popo yang mengerjakan penerjemahan untuk BUSUK WEBZINE. Dia adalah Sarjana ari sastra Inggris dan tentu saja dia sangat cakap menerjemahkan.]

John: Adakah band Indonesia yang kamu favoritkan diluar Jawa seperti Kalimantan dan lainnya?

Luk: ENGORGING dari Samarinda karena mereka memiliki sound yang baik dan karena riff nya yang mudah dicerna. Dari Bali saya suka BASIMBAH DARAH dan REZUME. Dari Makassar saya suka CRITICAL DEFACEMENT dan NECROPSY. Dari Medan saya suka CRANIUM.

Mr & Mrs Bobby Rock
John: Apa pendapatmu tentang band-band luar negri yang datang ke Indonesia?

Luk [Popo interprets]: Hal tersebut sangat membantu orang yang menonton band barat dan mereka bisa belajar pengalaman seperti bagaimana untuk membuat sound dan pertunjukan yang baik...

KJ: Akan sangat baik bila tur band tiap kota dan tidak hanya bermain dalam acara festival seperti HAMMERSONIC.

Luk [Popo interprets]: Hal tersebut akan terlaksana bila orang di kotanya mau membuat acaranya dan mengundang orang-orang untuk datang ke kotanya. Kita akan melakukannya bila seseorang memiliki uang yang cukup.

Popo: Setelah PSYCROPTIC bermain di Jakarta, metalhead dari Makassar mengundang mereka dan membuat acara di Makassar.

KJ: Adakah pesan yang ingin disampaikan untuk para fans BLEEDING CORPSE yang sabar diluar sana?

Daniel: Selamat datang neraka baru, seperti pada lagunya FORGOTTEN “Selamat Datang Neraka Baru”!

KJ: Adakah rencana kalian untuk melakukan tour Kalimantan?

Luk [Popo interprets]: Mereka menghargai ketika BLEEDING CORPSE datang ke Kalimantan. Kita masih belum ada rencana untuk tour kesana lagi tapi kita menunggu mereka mengundang kami untuk datang. Jauh dari bandung, beda pulau.

Kieran & John, Popo & Bobby
John: Kami berencana membuat festival bulan Juni. Kami masih mempunyai masalah dengan tempat acara tapi kalian akan kita undang.

Luk: Itu akan membuat kita senang.

[KJ note: interview telah selesai sampai disini tapi saat itu Uus Death gitaris asli BLEEDING CORPSE sedang berjalan masuk menuju toko SERAK, seperti biasa tersenyum. Uus Death bergabung interview.]

KJ: Uus, bagaimana perasaanmu tentang Daniel bergabung dengan BLEEDING CORPSE?

Uus Death [Popo interprets]: Sebelum Daniel bergabung dengan BLEEDING CORPSE kami adalah teman dekat. Ketika Daniel gabung dengan BLEEDING CORPSE hal itu membuat saya senang karena saya mempunyai partner baru...partner in crime.

[Daniel tertawa.]

Popo: Uus dan Daniel drunken master di [komunitas teman-teman] Bandung.

KJ: Dan Butche?

Popo: Drunken master lainnya! Ketika kita melihat Daniel dan Uus minum, mereka berdua sangat lucu.

KJ: akankah Daniel menjadi lead guitar dan Uus rhythm guitar?

Luk [John interprets]: Daniel masih belajar soundnya dari Uus.

Popo: Mereka masih mencoba mengkombinasikan sound dari Uus dan Daniel. Jika mereka bisa menemukan sound yang bagus untuk mereka berdua, mereka akan menciptakan bagian dari soundnya.

Daniel playing with TURBIDITY, Bandung, 9/10/11
KJ: Apakah kamu bermain solo guitar bersama BLEEDING CORPSE?

Popo: Uus bisa bermain lead guitar.

Luk: Kita mempunyai rencana tidak hanya lead dan rhythm guitar tapi mengkombinasikan mereka dalam bagan riff-riff yang harmonik...

Popo: Harmonisasi disetiap lagunya.

John: Siapa yang menciptakan lagu di BLEEDING CORPSE?

Luk [Popo interprets]: Pertama Uus dan saya mengkonsep untuk lagu lain lalu kita menciptakannya bersama dengan drum dan yang lainnya.

John: Siapa yang membuat lirik?

Luk: Bobby yang membuat semuanya.

KJ: Popo, bagaimana tentang tambahan komentarmu mengenai bergabungnya Daniel bersama BLEEDING CORPSE?

Popo: Saya rasa, saya menunggu album baru mereka karena akan sangat berbeda dengan album sebelumnya. Saya ingin melihat musik BLEEDING CORPSE lebih baik dari sebelumnya. Sekarang mereka mempunyai dua gitaris jadi saya ingin tau perbedaan antara album baru dan sebelumnya. Saya rasa hal yang baik dengan bergabungnya Daniel bersama BLEEDING CORPSE karena akan membuat musiknya menjadi lebih berwarna. Saya akan memberikan komentar lebih jauh ketika saya telah mendengarkan album baru mereka atau lagu-lagu baru mereka. Hingga sekarang mereka belum memainkan lagu-lagu baru dengan sempurna. Mereka masih perlu menyempurnakan lagu-lagunya. Saya akan menunggu hingga album barunya keluar.

KJ: Menurutmu apakah fans TURBIDITY akan merasa bingung?

John & Luk Luk, SERAK shop, 3/4/12
Luk: Kita harap para fans tidak akan bingung dan akan mendukung Daniel bersama BLEEDING CORPSE dan juga bersama TURBIDITY.

John: Pertama kali saya tau BLEEDING CORPSE dari teman saya, sudah lama ketika dia member saya album BLEEDING CORPSE [Resurrection of Murder]. Ketika pertama kali saya mendengar album kalian saya terkejut. Saya rasa soundnya seperti DISGORGE (USA). Kenapa kamu pilih DISGORGE (USA)?

Popo: Bobby sangat suka Matty Way, vocalist DISGORGE.

John: Maksud saya musiknya...

Luk [Popo interprets]: DISGORGE adalah pengaruh tapi kita tidak mau sepenuhnya mengikuti  DISGORGE. Orang menilai bahwa music BLEEDING CORPSE seperti DISGORGE tapi kita tidak sengaja membuat musik mengikuti DISGORGE.

KJ: Seseorang di YouTube berkata, nama BLEEDING CORPSE adalah gabungan antara BLEEDING THROUGH dan CANNIBAL CORPSE untuk menggambarkan bahwa band kalian adalah penggabungan dari dua band tersebut...

Luk [Popo interprets]: Nama pertama kita adalah BLEEDING ASS. Kami mengeluarkan demo dengan nama BLEEDING ASS bukan BLEEDING CORPSE. Lalu kita berdiskusi bahwa namanya tidak sesuai dengan lirik. Ari memberikan nama, dan menggantinya dari ASS ke CORPSE. Dia merasa “ass”  seperti porno dan tidak sesuai dengan lirik Bobby. Bobby membuat lirik tentang gore. Dengan nama yang bagus kita bisa mempunya keberuntungan dan suksess.

[KJ note: Interview berakhir disini. Tolong dicatat bahwa vocalist baru TURBIDITY adalah Andri Gila (ex-DIGGING UP). Andri menggantikan Dada Rosadeath yang harus fokus pada took tato-nya “Deathstar Tattoo” di Bandung. Vocalist baru DIGGING UP adalah Ewing (ex-AUTICED).]
BLEEDING CORPSE with Daniel (2013): Left to Right: Daniel (guitar2), Yadi Behom (vocals), Ari Bejo (drums), Adrian Luk Luk (bass), and Uus Death (guitar1). 
BLEEDING CORPSE in Cibinong (2011): Luk Luk Adrian (bass), Ari Bejo (drums), Uus Death (guitar1), Bob Rockiller (vocals), 8 October 2011.

Tuesday, 27 October 2015

CLASSIC INTERVIEW: Interview dengan BLEEDING CORPSE (Bandung Death Metal), 8/10/11 (Indonesian)

BLEEDING CORPSE Resurrection of Murder line-up. Left to Right: Adrian Luk Luk (bass), Ari Bejo (drums), Uus Death (guitar), and Bob Rockiller (vocals) @ Cibinong, 8 October 2011.
Interview dengan BLEEDING CORPSE (Bandung, Band aliran Brutal Death-Metal)
Oleh Dr Kieran James 
Interpretasi dan Wawancara Ekslusif dengan Popo (vokalis DEMONS DAMN, Bandung)
Tanggal interview: 8 Oktober 2011 di Cibinong, Jawa Barat (seperti sebagaimana telah diubah oleh Popo, 7 November 2011). Amended by Bobby 16 November 2011.
Para personil BLEEDING CORPSE yaitu, vokalis: Bobby (Bob Rockillers), bass: Adrian (Lukluk/ Lux), gitar: Uus Death, drums: Ari (Bejo)

Kieran James: Hai, bisakah Anda menceritakan kapan da bagaimana awal terbentuknya band kalian

Bob Rockiller (vokalis): Pada akhir Bulan Desember 2004 band kami dibentuk. formasi pertama pada tahun 2004 yaitu hanya luk2, uus dan bobby, lalu kami bertemu dengan ari di sebuah konser musik dengan gueststar “Disgorge (USA)” kita lalu sepakat untuk membentuk sebuah band beraliran death metal. Maka dengan seiring waktu, kami sepakat memberi nama band kami dengan sebutan bleeding ass tp itu hanya gurauan saja karena menurut saya (Bobby) kata “Ass” itu kurang cocok, lalu saya menambahkan “Corpse” supaya lebih terlihat garang.

4am: BLEEDING CORPSE bus leaves Bandung, 8/10/11
Popo: Mereka (Uus dan Lux) saling mengenal sebelum mereka bertemu di pertunjukkan dan mereka mendiskusikan proyek dan band. Mereka mulai membuat formasi kemudian membentuk band.

Lux (bass): Di tahun 2006 kami merekam promo untuk demo di Dialog Studio, saat itu kami sudah berempat. Di tahun 2008 kami memulai rekaman untuk album Resurrection of Murder. Kami membuat kesepakatan dengan Pisces Record, (dimanajeri oleh) Dani, teman kami, mantan personil Jasad.

KJ: Bagaimana respon orang-orang dengan album band Anda pada saat itu?

Bobby: Kecuali Man (Jasad) dan Amenk (Disinfected) yang merupakan bintang tamu di album kami, mereka featuring dengan Bobby, Man mengisi vocal pada lagu “Simpuh Tubuh Terbunuh” dan Amenk mengisi vocal pada lagu “Utah Getih”.

KJ: Berapa banyak copy album yang terjual?

Lux: Seribu copy album terjual.

KJ: Figur siapa yang paling berpengaruh bagi Anda?

Lux: Banyak band (termasuk) Disgorge (USA), Suffocation (USA), Dehumanized (USA), dan masih banyak lagi.

KJ: Apa tujuan band Anda di masa depan?

Popo: Kami ingin tetap eksis dan bermusik tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Australia, Eropa dan di negara-negara lainnya. Kami ingin mengenalkan band kami ke negara lain.

KJ: Bagaimana kemajuan album kedua Anda dan apakah gaya musik band Anda akan berubah?

6.30am: BLEEDING CORPSE tour bus stops for break
Lux: Sejauh ini tujuh lagu masih digarap untuk album kedua kami. Style kami masih Death-Metal, tapi lebih brutal. [KJ: Bleeding Corpse memainkan lagu-lagu dari album pertama dan kedua dalam pertunjukan di Cibinong, 8 Oktober 2011.]

Popo: Lagu-lagunya dalam Bahasa Inggris dan Indonesia. [KJ: Sama seperti di album pertama.]

KJ: Lirik dalam lagu-lagu tersebut tentang apa?

Bobby: Lirik-liriknya tentang pembunuhan, kebencian, pembalasan dendam, sekarat, mutilasi, dan sedikit tentang agama.

KJ: Akankah topik dalam lirik-lirik lagu tersebut masih sama untuk album kedua kalian?

Popo: Untuk saat ini, Bobby masih menyebutkan topik-topik yang sama, namun untuk kedepannya dia mungkin memiliki imajinasi atau ide-ide baru untuk lirik-liriknya. Masih banyak waktu untuk membuat materi dan lirik-lirik baru. Anda harus melihat berapa banyak fans Bleeding Corpse, tidak hanya di Bandung, namun juga di kota-kota lain. Bobby mengatakan bahwa hal terpenting yaitu mereka harus belajar untuk berbicara dalam Bahasa Inggris dulu, karena hingga saat ini kendala mereka yaitu berbicara dalam Bahasa Inggris.

KJ: Mengapa kalian semua menyukai bermain musik death-metal?

Lux: Saya menyukai bermain death-metal karena…..

Bobby: Kebebasan!!

Lux: Amin…! Karena kami dapat berekspresi secara bebas. Seperti yang dikatakan oleh Beatles, “Free like a bird” (bebas seperti burung).

Popo: Dia dapat melakukan apapun yang dia inginkan, menjadi dirinya sendiri, mengatakan apa yang ingin dia katakana. Metal ada di dalam jiwa saya.

KJ: Kapan pertama kali Anda menjadi fans band metal?

8am: Bob Rockiller (vokalis) stops for supplies
Lux: Saat Sekolah Menengah Pertama. [KJ: Sama seperti Arie dan Uus.]

Bobby: Kalau saya pada saat Sekolah Dasar.

Lux: Sebelum kami memulai Bleeding Corpse, kami memiliki band lain. Uus dulunya bergabung dalam Balance of Terror.

KJ: Apa yang Anda katakan kepada orang-orang yang mempertanyakan mengapa Anda memainkan musik gaya barat?

Popo and Bobby: Metal berasal dari barat, namun kami mengadaptasi perannya. Tradisi, perbedaan budaya dan agama-lah yang membuat lirik dan musiknya berbeda dari band-band barat. Death-metal berasal dari barat, tapi kami tidak sepenuhnya mengikuti mereka. Kebanyakan lirik sama, namun perbedaannya yaitu mengenai sikap dan perilaku (attitude), karena di negara timur, kami masih memiliki agama dan budaya seperti budaya Sunda, budaya Jawa, yang kemudian diadaptasikan ke dalam musik kami. Ide-ide dan topik yang sama diterapkan, tapi bagaimana mengekspresikannya, bagaimana penulisan liriknya, dan bagaimana cara menaruh keduanya ke dalam sebuah lagu, hal itulah yang membuat perbedaan antara band-band barat dan timur.

KJ: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan?

Popo: Istrinya Lux selalu mendukung dan sangat mengerti mengenai pekerjaan Lux dan menngerti apa yang dibutuhkan untuk masa depan band. Lux harus mempromosikan band dan pergi tur. Dua orang telah menikah, Bobby juga akan segera menikah. Istrinya Arie kini sedang 4 bulan mengandung anak kedua mereka. Lux bekerja di toko percetakan t-shirts dengan Dani. Uus bekerja menjual CD dan merchandise band, dia belum menikah. Arie memiliki istri dan anak. Dari anggaran show, mereka dapat memenuhi keuangan (komitmen), menjual merchandise, CD dan topi.

KJ: Apa saja hal-hal baik dan buruk mengenai pandangan death-metal Bandung?

BC live @ Cibinong, 8/10/11: Bobby (v), Luk (b), Uus (g).
Popo: Hal yang terpenting dalam pandangan, dalam underground, yaitu banyak sekali genre namun kami membuatnya jadi satu, tidak ada punk, tidak ada metal, kami semua sama. Jasad memberikan pengaruh scene terbesar, mereka memberikan banyak pengaruh dan memberi dukungan band-band yang lebih muda dan para pendatang baru. Mereka tidak pernah merendahkan orang-orang, namun selalu member dukungan kepada semua band, mungkin seperti Godfather [Bobby and Popo tersenyum]. Hai yang sulit yaitu mendapatkan ijin untuk mengadakan show. Jika sebuah organisasi atau komunitas mengadakan pertunjukan, kami harus mendapatkan ijin dari pihak kepolisian. Di Bandung, untuk polisi saja, harga yang harus dibayar sangat tinggi. Di kota-kota lain Anda harus mendapatkan ijin, namun harganya tidak terlalu tinggi. Untuk tempat-tempat seperti pub atau karaoke atau tempat-tempat hiburan, ijin untuk mengadakan pertunjukan sangatlah diperlukan.

KJ: Akankah Bobby mencoba gaya vokal lain, seperti jeritan black-metal?

Popo: Bobby bisa menyanyi, dan dia pernah bermain di band black-metal. Dia dapat menyanyikan banyak karakter suara, tidak hanya untuk band metal. Dia juga bisa dan telah bermain di band punk dan hardcore.

KJ: Apakah Bleeding Corpse mengeluarkan DVD?

Popo: Tidak ada DVD, tapi hanya video performance dan satu video-clip untuk album pertama mereka.

KJ: Apa daftar perjalanan band untuk kedepannya?

Popo: Rencananya kami akan merekam album kedua tahun 2012 dan mempromosikan album tersebut ke Australia dan tempat-tempat lainnya. Salah satu stasiun radio di Brazil (salah satu kerabat Glenn [Bloodgush] memutar lagu-lagu Bleeding Corpse di sana.

Butche, Popo Demons Damn, Bob Rockiller @ Old Common Room
KJ: Berapa jumlah penonton terbanyak kalian pada saat pertunjukan?

Lux: Jumlah penonton terbanyak yaitu 10,000 lebih. Jika saat big event, mungkin mencapai 20,000. Jika dalam pertunjukan biasa biasanya sekitar 500-1,000 penonton. [KJ: Bleeding Corpse pernah menggelar show di Cibinong pada 8 Oktober 2011, dihadiri oleh sekitar 1,000 penonton]. Bandung Death Fest IV yang lalu, yang digelar bulan Agustus 2009, dihadiri oleh 13,000 penonton. Namun, Bleeding Corpse bermain di Bandung Death Fest II, III dan V (Mereka tidak bermain di Bandung Death Fests IV di tahun 2009).

KJ: OK, terima kasih banyak Bleeding Corpse dan Popo! Semoga sukses untuk pertunjukkan di Cibinong malam ini!! Saya ingin bertemu fans kalian!

[Translation: Ruth Setiawati Wianto.]
11am - 12 noon: BLEEDING CORPSE sound-check @ Cibinong, 8/10/11.
BLEEDING CORPSE Resurrection of Murder line-up. Left to Right: Adrian Luk Luk (bass), Ari Bejo (drums), Uus Death (guitar), and Bob Rockiller (vocals) @ Cibinong, 8 October 2011.
6pm: At Event Organiser's house before going to the venue, 8/10/11.
10pm: Kieran James (Busuk Chronicles) with BLEEDING CORPSE fans @ Cibinong, 8/10/2011.
3am: BLEEDING CORPSE tour bus stops for KFC on the way back to Bandung after the Cibinong show, 9/10/2011.

NEW INTERVIEW: Our first interview with FEAR INSIDE (Surabaya Death Metal), with Samier, 30 May 2025.

Our first interview with Fear Inside (Surabaya death metal), Friday, 30 May 2025 @ Inferno Studio, Surabaya Interpretation by: Samier ...