Showing posts with label SULAWESI DEATH METAL. Show all posts
Showing posts with label SULAWESI DEATH METAL. Show all posts

Friday, 10 February 2017

NEW INTERVIEW: Our first interview with PSYCHONEUROTIC CONSPIRACY (South Sulawesi DM)

Kieran James (Busuk Chronicles): Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang?
ANSWER by Nathan: Hi, saya Nathan  akan menjawab langsung pertanyaan interviewnya.

Psychoneurotic Conspiracy (PNC) dibentuk tahun 2009 di Makassar. Pada waktu itu konsepnya one-man project ala Putrid Pile dengan nama Psychoneurotic. Belakangan beberapa teman lama join dalam project ini sehingga Psychoneurotic berubah menjadi sebuah orkes dangdut blasting death metal  dan namanya pun berganti menjadi Psychoneurotic Conspiracy. Sejak terbentuk, PNC sudah mengalami beberapa kali pergantian personil dan sampai proses recording album pertama, members PNC hanya tersisa dua orang saja. Dan berhubung karena saya harus pindah ke kota lain, PNC rencananya akan kembali menjadi one-man project dengan hanya menyisakan saya yang akan menghandle semuanya. 

KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu?
ANSWER: Demo PNC berisi 3 track dan sempat ikut di beberapa kompilasi metal. Responnya sendiri cukup bagus sehingga menambah semangat untuk membuat materi baru yang nantinya bakalan menjadi album pertama PNC.

KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik?
ANSWER: Dalam bermusik, PNC banyak terpengaruh band2 seperti Dismember, Vomitory, Avulsed, Monstrosity, Dying Fetus, Putrid Pile. Band lokal seperti Bloody Gore juga memberi warna tersendiri bagi musik PNC.

KJ4: Apa rencana kedepan  kalian bersama band?
ANSWER: Rencana kedepannya, menulis materi baru untuk album kedua.

KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia.
ANSWER: Lirik lagu PNC ada yang Bahasa Inggris dan ada juga yang Bahasa Indonesia.

KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat?
ANSWER: Lirik lagunya sendiri tentang kemunafikan dari politikus dan pemimpin agama yang sok suci, kesewenang wenangan aparat terhadap rakyat sipil, penyiksaan/ pembunuhan.

KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik death-metal?
ANSWER: Bagi saya pribadi, DM itu tempat yang paling tepat secara jujur menyampaikan unek unek yang ada di kepala.Selain itu musiknya cepat, padat dan butuh skill/konsentrasi tersendiri ketika memainkannya.

KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal?
ANSWER: Saya suka musik metal semenjak mendengar Sodom album Agent Orange. Waktu itu saya mendapatkan kaset bootlegnya dari seorang teman yang bekerja di Malaysia.

KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat?
ANSWER: Musik itu universal, tidak memandang dari mana dia berasal, yang penting enak didengar dan dimainkan. Kalau misalkan ada musik dari timur, utara, selatan yang enak didengar apa salahnya untuk dimainkan.

KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan?
ANSWER: Sejauh ini istri, wanita selingkuhan dan PSK yang temani kami sangat mendukung aktifitas kami.

KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian?
ANSWER: Saling support antar band tanpa memandang genre, rasa kekeluargaan yang sangat kental.

KJ12: Rencana apa yang kalian buat bersama band untuk kedepannya?
ANSWER: Rencana kedepannya, tetap berkarya dan bertahan di jalur musik DM. Hopefully…

KJ13: Di acara apa kalian merasakan, itu stage yang berkesan?
ANSWER: Stage yg berkesan? Makassar Underground, lupa lagunya hahahahaha…..

KJ14: Ada pesan untuk kawan kawan?
ANSWER: Let’s support each other…mungkin bisa dimulai dari hal sederhana seperti biasakan membeli tiket, tidak membuat onar di event musik.

KJ15: OK, terima kasih banyak. 
ANSWER: Thanks atas interviewnya…

PRESS RELEASE
BAND: PSYCHONEUROTIC CONSPIRASY
ALBUM: REBELLION OF PSYCHOPATH
LABEL: VENOMOUS RECORDS
PSYCHONEUROTIC CONSPIRACY
Band Oldshool Death Metal Dari Skena Metal Sulawesi

Venomous Records (Sulawesi) pada tanggal 09 Januari 2017 nanti rencana  akan meluncurkan debut album dari Psychoneurotic Conspiracy bertitel Rebellion Of Psychopath. Album ini berisi 9 materi lagu dengan genre Death Metal, termasuk satu lagu cover dari band death metal lawas asal Swedia, Dismember.

PROFIL BAND Pada tahun 2009, Nathan (ex – Tartarus, Necrology, Critical Defacement) membuat sebuah proyek one man band bernama Psychoneurotic yang terinsiprasi dari Putrid Pile.  Selanjutnya, proyek tersebut mendapat support dari beberapa kawaan dan mereka tertarik untuk bergabung dalam band. Mereka adalah Bahri Norwegian Woods (Critical Defacement) drum, dr. Farid, Sp.K (ex-Torture Inside), Gitar, Fadly (ex- Emergency) Bass, dan Onhild Nematosis (ex- Emergency, Torture Inside) Vocal,  dimana  line up pertama ini juga ikut merubah nama Psychoneurotic  menjadi Psychoneurotic Conspiracy (PNC). Pada bulan maret 2010, Psychoneurotic Conspiracy (PNC) memulai rekaman 3 materi lagu yang  selanjutnya dirilis dalam sebuah promo / demo.

Karena perbedaan konsep musik, akhirnya Bahri keluar dari band dan posisi drum selanjutnya di isi oleh Amal (Killer Instinct – Makassar Grindcore). Pada bulan Mei 2012, Farid dan Onhild juga harus keluar dari band karena faktor kesibukan mereka dengan pekerjaan dan keluarga. Dalam kurun waktu 2012 sampai 2014, dengan format trio dimana Nathan merangkap sebagai Gitar dan Vocal, Psychoneurotic Conspiracy (PNC) tetap konsisten menyelesaikan rekaman materi untuk rencana full album mereka. Hingga akhirnya pada tahun 2014 Amal pun harus keluar dari band karena kesibukan aktifitas pekerjaan. Hanya menyisakan dua member sampai sekarang, Nathan dan Fadly fokus menyelesaikan beberapa materi lagu dengan memaksimalkan equipment yang ada, dan  akhirnya setelah melalui proses yang lumayan panjang  di pertengahan 2016 materi untuk debut album pertama mereka selesai dan siap untuk dimuntahkan.

     
  Materi pada album Psychoneurotic Conspiracy (PNC) bermuatan  lirik – lirik sarkasme dengan nuansa gore dan balutan oldschool death metal dimana tidak hanya mengandalkan ketukan yang serba cepat dengan sisipan lead gitar dan atmosfir yang kelam  menambah keunikan sound yang mereka hasilkan sebagai mimpi buruk bagi penikmat Oldschool Death Metal di tanah air.
Sampul album di garap oleh salah satu illustrator terbaik Indonesia, Dian Tri Atmoko of Sidjimbe Art, untuk Recording dan Mixing dilakukan di dua studio yakni Psychosm Home Rec. Toraja dan Casera Studio Makassar dalam kurun waktu 2014 – 2016. Semoga dengan rilisnya album Psychoneurotic Conspiracy (PNC), dapat menambah referensi dan rilisan fisik di skena lokal Sulawesi khususnya serta dapat menjangkau dan menjadi salah satu konsumsi wajib para metalhead di tanah air.
Untuk mendapatkan album ini dapat langsung membeli di distro-distro yang menjalin hubungan kerja sama  dengan Venomous Records atau bisa melakukan pre-order mulai 02 Januari 2017.
Kami dari pihak label juga membuka kerja sama untuk label, production dan distro yang ingin membantu pendistribusian album ini.

*TRACK LIST
PSYCHONEUROTIC CONSPIRACY
REBELLION OF PSYCHOPATH
1.       WHEN HATRED AND ANGER UNITE
2.       REBELLION OF PSYCHOPATH
3.       ENDLESS TORTURE
4.       SYMPHONY NO.666
5.       ETERNAL DAMNATION
6.       IMMORTAL SICKNESS
7.       FORGOTTEN LAND
8.       SYMPTOMS OF NECROPHILIA
9.       DREAMING IN RED (A TRIBUTE TO DISMEMBER)

Warm regard'z
Venomous Records
Facebook: venomousmrch
Instagram: venomousdistro
Contact :
Blasting Nchoz
Text/WA : +6282349516668
Bbm: 5b95e8ac
The PSYCHONEUROTIC CONSPIRACY debut full-length album Rebellion of Psychopath (nine-tracks) was released by Venomous Records on 26 December 2016. It includes the track "Dreaming in Red" (tribute to DISMEMBER).

Thursday, 22 September 2016

NEW INTERVIEW: Our second interview with SABAOTH (Manado, North Sulawesi Brutal Death Metal)

SABAOTH band from Manado, North Sulawesi. Left to right : Marcel (drum), Rio (guitar), Boy (vocal). One month before the band reached Jakarta / Bandung last July 2015, the bassist resigned because of his study.
Kieran James: Hai, bisakah kamu menceritakan sejarah awal terbentuknya band kalian hingga sekarang? *Hallo, Sabaoth terbentuk di tahun 2005, sampai saat ini sudah beberapa kali berganti personil,personil asli yang tersisa saat ini hanya Rio (gitar). Formasi saat ini Rio (gitar) Marcel (drum) dan Boy (vokal). Sudah merilis 3 cd demo, 1 cd promo re issue, dan 1 full length album dalam format cd.
KJ2: Bagaimana respon orang-orang dengan mini album/album/demo band Kamu? *Respon orang orang terhadap album kami sejauh ini sangat positif, kami juga sangat terbuka dengan kritikan terhadap karya kami. Dan kami sangat menghargai apapun respon teman teman.
SABAOTH 2014-15 with former bassist.
KJ3: Band apa yang paling berpengaruh bagi Kalian dalam bermain musik?
*Masing masing personil sebenarnya mempunyai influence musik yang berbeda beda, tapi mungkin yang paling banyak mempengaruhi musikalitas kami adalah band band New York old skool death metal.
KJ4: Apa rencana kedepan kalian bersama band?
*Terus buat karya, dan tour ke seluruh indonesia. Seluruh dunia kalau perlu...haha
KJ5: Apakah lagu-lagu yang kalian buat menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia.
*Di album Demogrind (2007) dan Exile (2010) kami menyisipkan 1 atau 2 lagu berbahasa indonesia. Tapi di album Unholy Divinity (2015), semua nya full menggunakan bahasa inggris.
KJ6: Apa yang kalian ceritakan dalam lirik-lirik yang kalian buat?
*Dalam Demogrind, kami menceritakan tentang sosial, kejadian kejadian yang sering terjadi di sekitar kita. Dalam Exile, kami membahas tentang perilaku seseorang yang depresi, terganggu dalam lingkup sosial dan memuja kematian. Dalam Unholy Divinity, kami membahas tentang kegelapan, kekerasan atas nama agama, dan berontak terhadap agama dan "tuhan".
KJ7: Mengapa kalian semua suka memainkan musik death-metal?
*Death metal itu jujur, apa adanya dan kami nyaman mendengarkan dan memainkan nya.
KJ8: Kapan pertama kali kamu menjadi fans band metal?
*Saat saya di sekolah menengah atas,sekitaran tahun 97-98.
KJ9: Apa yang Kamu katakan kepada orang-orang yang bertanya mengapa Kamu memainkan musik bergaya barat?
*Saya tidak peduli dengan itu.
KJ10: Apakah para istri dan kekasih para personil kalian mendukung apa yang kalian kerjakan?
*Sejauh ini tidak ada masalah, justru mereka sangat mendukung.
KJ11: Apakah hal-hal yang terbaik dan terburuk tentang komunitas di kota kalian?
*Hal terbaik adalah saat kami membuat event metal pertama kali di manado pada tahun 2008, semua band all genre metal bisa sepanggung dan berbagi keceriaan bersama. Sayang event ini harus berakhir ketika pada tahun 2015, komunitas ini pecah karena diambil alih oleh orang orang yang membawa kepentingan pribadi ke dalam komunitas, dan melarang para "umat" nya untuk support event lain selain yang dibuat mereka, untuk support band selain dari kaum mereka, dan memboikot event event "gratisan" yang dibuat oleh sponsor sponsor rokok, tapi anehnya mereka ikutan main di event "gratisan" tersebut.
KJ12: Rencana apa yang kalian buat bersama band untuk kedepannya?
*Merampungkan album baru dan tour di berbagai kota di indonesia.
KJ13: Di acara apa kalian merasakan, itu stage yang berkesan?
*Semua panggung sabaoth sangatlah berkesan, tapi di panggung sickness deathfest dan groupies death fest#2 kemarin adalah yang paling berkesan. Kami main di hadapan para penikmat death metal, pemerhati musik, orang orang label dan teman teman yang selama ini hanya kami kenal melalui sosial media.
KJ14: Ada pesan untuk kawan kawan?
*Teruslah berkarya dengan jujur, bikin karya sebaik mungkin karena sebuah band akan dikenang karena karya nya, bukan modal tua dan banyak tulis status di sosial media. Perbanyak teman, bukan perbanyak musuh.
KJ15: OK, terima kasih banyak
*Terima kasih kembali.
New SABAOTH song for debut album "Unholy Divinity" released in February 2015 on Dismembered Records:

NEW INTERVIEW: Our first interview with FEAR INSIDE (Surabaya Death Metal), with Samier, 30 May 2025.

Our first interview with Fear Inside (Surabaya death metal), Friday, 30 May 2025 @ Inferno Studio, Surabaya Interpretation by: Samier ...